ASPEK.ID, JAKARTA – Menyusul penundaan vaksinasi berbayar, saham emiten farmasi pelat merah PT Kimia Farma Tbk (KAEF) ambles ke zona merah pada perdagangan pagi ini, Selasa (13/7/2021).
Pada perdagangan Senin (12/7) kemarin, saham KAEF melonjak seiring rencana manajemen yanh akan membuka program vaksinasi berbayar secara resmi mulai Senin kemarin.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.25 WIB, saham KAEF anjlok 4,24% ke Rp 3.390/saham. Nilai transaksi saham KAEF tercatat sebesar Rp 37,65 miliar dengan volume transaksi 11,01 juta saham.
Dalam sepekan terakhir, saham KAEF meningkat 5,69 persen. Sedangkan tiga bulan belakangan saham KAEF naik 35,25 persen, walau dibanding posisi akhir Desember 2020 masih minus 16,94 persen.
Diberitakan sebelumnya, Kimia Farma menunda jadwal Vaksinasi Gotong Royong (VGR) Individu yang rencananya dimulai pada awal pekan ini karena akan memperpanjang masa sosialisasi program vaksinasi tersebut.
Besarnya animo serta banyaknya pertanyaan yang masuk atas pelaksanaan Vaksin Gotong Royong Individu membuat manajemen memutuskan memperpanjang masa sosialisasi serta pengaturan pendaftaran calon peserta.
Sebelumnya, cucu usaha Kimia Farma, PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) menyediakan 40.000 dosis vaksin individu berbayar untuk tahap pertama penyaluran vaksinasi di enam kota Jawa dan Bali.
KFD membuka delapan titik penjualan vaksin COVID-19 melalui jaringan klinik perusahaan, yakni tiga di Jakarta, lalu satu di Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, dan Bali.
Berdasarkan aturan pemerintah, harga vaksin berbayar per dosis Rp321.660 ditambah dengan harga layanan Rp117.910, sehingga harga per dosis vaksin yang dibebankan kepada penerima manfaat seharga Rp439.570 per dosis.
Dengan setiap orang mendapatkan suntikan sebanyak dua kali, maka harga paket lengkap vaksin mencapai Rp879.140 per individu.
KFD rencananya membuka akses bagi masyarakat yang ingin membeli vaksin impor jenis Sinopharm tersebut mulai Senin ini, namun kemudian ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.























