• Latest
  • Trending
PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Vaksin Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Rontok

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Terpeleset ke 5.900-an Pagi Ini

Hasil FP1 MotoGP Jepang: Marc Marquez Tercepat, Martin dan Bezzecchi Membuntuti

Hasil FP1 MotoGP Jepang: Marc Marquez Tercepat, Martin dan Bezzecchi Membuntuti

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Jadi Rp 2,576 Juta/Gram

RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lampaui Capaian TikTok Australia

Alasan Ortu Tidak Pamer Wajah Anak di Medsos

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Hashim Djojohadikusumo Mundur dari Komisaris Utama Surge  

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Catat 5 Janji Kapolri Jenderal Suyudi

6 Indikasi Tubuh Kurang Minum Air Putih

6 Indikasi Tubuh Kurang Minum Air Putih

Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Prabowo Ganti Menperin, Sarmuji Resmi Gantikan Agus Gumiwang

Garuda Maskapai Penerbangan Dengan Prokes Terbaik Dunia

Di Tengah Lonjakan Avtur, Rugi Garuda Indonesia Menyusut 23,2 Persen

Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Energi

Prabowo Reshuffle Kabinet, Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menlu

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Vaksin Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Rontok

by Zamzami Ali
Juli 13, 2021
in BUMN, MARKET
PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Ilustrasi pasar saham. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

ASPEK.ID, JAKARTA – Menyusul penundaan vaksinasi berbayar, saham emiten farmasi pelat merah PT Kimia Farma Tbk (KAEF) ambles ke zona merah pada perdagangan pagi ini, Selasa (13/7/2021).

Pada perdagangan Senin (12/7) kemarin, saham KAEF melonjak seiring rencana manajemen yanh akan membuka program vaksinasi berbayar secara resmi mulai Senin kemarin.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.25 WIB, saham KAEF anjlok 4,24% ke Rp 3.390/saham. Nilai transaksi saham KAEF tercatat sebesar Rp 37,65 miliar dengan volume transaksi 11,01 juta saham.

BacaJuga

IHSG Terpeleset ke 5.900-an Pagi Ini

Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Jadi Rp 2,576 Juta/Gram

Hashim Djojohadikusumo Mundur dari Komisaris Utama Surge  

Garuda Bisa  Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Badai Avtur Global

Di Tengah Lonjakan Avtur, Rugi Garuda Indonesia Menyusut 23,2 Persen

Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 17.921

Dalam sepekan terakhir, saham KAEF meningkat 5,69 persen. Sedangkan tiga bulan belakangan saham KAEF naik 35,25 persen, walau dibanding posisi akhir Desember 2020 masih minus 16,94 persen.

Diberitakan sebelumnya, Kimia Farma menunda jadwal Vaksinasi Gotong Royong (VGR) Individu yang rencananya dimulai pada awal pekan ini karena akan memperpanjang masa sosialisasi program vaksinasi tersebut.

Besarnya animo serta banyaknya pertanyaan yang masuk atas pelaksanaan Vaksin Gotong Royong Individu membuat manajemen memutuskan memperpanjang masa sosialisasi serta pengaturan pendaftaran calon peserta.

Sebelumnya, cucu usaha Kimia Farma, PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) menyediakan 40.000 dosis vaksin individu berbayar untuk tahap pertama penyaluran vaksinasi di enam kota Jawa dan Bali.

KFD membuka delapan titik penjualan vaksin COVID-19 melalui jaringan klinik perusahaan, yakni tiga di Jakarta, lalu satu di Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, dan Bali.

Berdasarkan aturan pemerintah, harga vaksin berbayar per dosis Rp321.660 ditambah dengan harga layanan Rp117.910, sehingga harga per dosis vaksin yang dibebankan kepada penerima manfaat seharga Rp439.570 per dosis.

Dengan setiap orang mendapatkan suntikan sebanyak dua kali, maka harga paket lengkap vaksin mencapai Rp879.140 per individu.

KFD rencananya membuka akses bagi masyarakat yang ingin membeli vaksin impor jenis Sinopharm tersebut mulai Senin ini, namun kemudian ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Krakatau Steel Resmi Luncurkan Logo Baru

Peneliti Apresiasi Danantara Sukses Restrukturisasi Krakatau Steel dan Kimia Farma

Jakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti mengatakan, perbaikan kinerja BUMN perlu...

Kimia Farma RUPST, Jubir Satgas Covid Jadi Komisaris

Emiten BUMN farmasi terbesar di Indonesia PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melakukan pergantian dan perampingan direksi. David Utama ditunjuk sebagai...

Kimia Farma Terima Pekerja

PT Kimia Farma Tbk membuka lowongan kerja bagi putra putri bangsa lulusan D3 hingga S1 yang ingin berkecimpung di dunia...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In