PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali meraih kepercayaan dari Pemerintah Timor Leste untuk membangun sebuah proyek strategis di negara tersebut. Kali ini, perusahaan konstruksi milik negara Indonesia tersebut ditunjuk untuk mengerjakan pengembangan Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato.
Director of Operation I & QSHE Waskita Karya I Ketut Pasek Senjaya Putra mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan tentunya sangat bangga bisa berkontribusi dalam membangun bandara Internasional Nicolao Lobato di Timor Leste senilai USD 72,6 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun yang bersumber dari dana ADB.
“Proyek ini diperkirakan akan diselesaikan dalam waktu 974 hari. Ini bukti kepercayaan Pemerintah Timor Leste kepada Waskita karya. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan proyek ini dengan kualitas yang terbaik dan selesai lebih cepat dari rencana,” kata Pasek dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (30/5/2023).
Sementara itu, pekerjaan proyek ini meliputi perpanjangan runway sepanjang 2.100 meter, termasuk pembangunan Runway End Safety Area (RESA) minimal 90 meter di setiap sisi, juga membangun taxiway, Apron dan Air Traffic Control Tower (ATCT) untuk memperluas fasilitas bandara tersebut. Waskita pun akan mengirimkan tim terbaiknya sebagai wujud tanggung jawab.
“Kami berkomitmen untuk bekerja dengan memberikan kontribusi maksimal dari sisi kualitas dan HSE sampai proyek ini selesai, untuk memenuhi kebutuhan material, alat, maupun subkontraktor. Perseroan (Waskita Karya-red) berkomitmen menggunakan material yang terbaik sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” imbuhnya.
Kemudian, perseroan juga memastikan peralatan yang datang tiba tepat waktu dan siap digunakan. Selain itu, Waskita akan memilih subkontraktor yang memiliki rekam jejak terbaik untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai harapan.
Waskita Karya memiliki pengalaman dalam menyelesaikan pembangunan beberapa Proyek Bandara Internasional di Indonesia, yaitu Proyek Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
Selain itu, proyek Bandara Internasional Juanda Surabaya, Proyek Bandara Internasional Kualanamu Medan, Proyek Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Proyek Bandara Internasional Hasanudin Makassar, Proyek Bandara Internasional Lombok.
Sebelumnya di Timor Leste, perseroan sudah mendapatkan beberapa proyek prestisius, sebut saja, Proyek Jalan Noefefan-Oenuno di Oé-Cusse, Jalan Pasar Tono menuju Oesilo yang merupakan wilayah Timor Leste yang berbatasan langsung dengan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Indonesia, lalu proyek yang rampung pada 2020, yaitu Bandara Suai dan Jalan Sakato – Noefefan.
“Waskita Karya juga mengadopsi teknologi terkini seperti BIM (Building Information Modeling) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi proyek ke dalam model 3 dimensi. Harapannya dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi dalam proses konstruksi,” ujar dia.























