ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan terhadap manajemen PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Jum’at (5/6/2020), salah satu yang mendapat giliran adalah Fadjroel Rachman.
Perombakan salah satu perusahaan pelat merah bidang konstruksi ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Teraskita Hotel, Jakarta.
Direktur Utama I Gusti Ngurah Putra digantikan dengan Destiawan Soewardjono dan Direktur Keuangan Haris Gunawan digantikan oleh Taufik Hendra Kusuma.
Di jajaran komisaris, ada dua nama baru yakni M Fadjroel Rachman yang merupakan Juru Bicara Presiden Joko Widodo dan Bambang Setyo Wahyudi. Keduanya menggantikan Agus Sartono dan Aqil Irham.
Fadjroel Rachman sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama di BUMN Karya lain, yakni PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Jabatan Fadjroel Rachman yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi sekaligus Juru bicara Presiden Joko Widodo pada Kabinet Indonesia Maju ini digantikan purnawirawan jenderal TNI, Dody Usodo Hargo.
Selain Fadjroel, pemegang saham Adhi Karya juga mengganti Direktur Utama Budi Harto dan menunjuk Entus Asnawi Mukhson sebagai penggantinya.
Baca juga Bayar Utang, Adhi Karya Lego Obligasi Rp673 Miliar
Kemudian Suko Widigdo diangkat sebagai Direktur Operasi 1 baru menggantikan Budi Saddewa Soediro yang ditugaskan sebagai Direktur Utama Perum Perumnas.
Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama baru Adhi Karya, Entus Asnawi Mukhson menjabat sebagai Direktur Keuangan. Posisi yang ditinggalkan oleh dia saat ini dijabat oleh A.A G. Agung Darmawan.























