• Latest
  • Trending
PT Wika Siap Bangun Gedung Tertinggi di Afrika Barat

Wijaya Karya Jelaskan Penyebab Rugi Rp1,8 Triliun

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ratusan Siswa Keracunan, BGN Stop Dapur MBG

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Jelang Lawan Vietnam, Indonesia Punya Memori Indah di Pakansari

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google Perbaiki Celah Keamanan Chrome Berkat AI

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Penumpang Lompat ke Laut

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Penumpang Lompat ke Laut

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Buron Korupsi Kredit Bank Sumut Rp2,2 Miliar Ditangkap di Apartemen Jakarta

9 Perusahaan Indonesia yang Masuk Daftar Forbes Global 2000 tahun 2024

Nafsu Menabung Tinggi, tetapi Kemampuan loyo

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Terapkan Notasi Khusus Kode Saham Mulai 3 Agustus

Pertamina EP Latih Generasi Muda Jadi Penolong Pertama

Pertamina EP Latih Generasi Muda Jadi Penolong Pertama

PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia Salurkan Listrik 15 MW/Hari

Utusan China Apresiasi Program Prabowo 100 GW Tenaga Surya

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

COO Danantara Bocorkan Jurus Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh

Alasan Investor Global Lirik RI

Alasan Investor Global Lirik RI

Kenapa Rakyat Maroko Kabur ke Spanyol?

Kenapa Rakyat Maroko Kabur ke Spanyol?

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wijaya Karya Jelaskan Penyebab Rugi Rp1,8 Triliun

by Aspek
Agustus 3, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
PT Wika Siap Bangun Gedung Tertinggi di Afrika Barat

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA. [Foto: Ist]

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) ungkap rugi bersih yang membengkak dari Rp13,32 miliar menjadi Rp1,8 triliun pada semester I/2023. Padahal, pendapatan BUMN Karya ini masih tumbuh selama periode tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2023, membengkaknya rugi bersih WIKA disebabkan oleh meningkatnya beban yang dipikul perseroan. Semisal, beban dari pendanaan yang meningkat dari Rp550,22 miliar menjadi Rp1,23 triliun pada semester I/2023.  Selain itu, terdapat pula kenaikan signifikan dari beban lain-lain yang tercatat Rp1,21 triliun atau meningkat 211,8 persen year-on-year (YoY) dari posisi sebelumnya Rp391,02 miliar. 

BacaJuga

Ratusan Siswa Keracunan, BGN Stop Dapur MBG

Jelang Lawan Vietnam, Indonesia Punya Memori Indah di Pakansari

Google Perbaiki Celah Keamanan Chrome Berkat AI

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Penumpang Lompat ke Laut

Buron Korupsi Kredit Bank Sumut Rp2,2 Miliar Ditangkap di Apartemen Jakarta

Nafsu Menabung Tinggi, tetapi Kemampuan loyo

Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengatakan kenaikan beban lain-lain tersebut disebabkan oleh adanya pencadangan piutang yang dimiliki oleh perusahaan. 

“Hal ini mengacu pada regulasi aturan akuntansi, di mana WIKA melakukan pencadangan terhadap piutang usaha sesuai dengan aging yang telah ditentukan dan rekam jejak dari pemberi kerja,” ujarnya, Rabu (2/8/2023) dinukilkan dari bisnis. 

Mahenda menambahkan ada pula piutang pekerjaan yang telah diproduksi dan dalam proses pengajuan. Hal tersebut, lanjutnya, telah mendapatkan putusan final dari Badan Arbitrase Nasional (BANI) ataupun pengadilan. 

 “Di mana tidak bisa ditagihkan seluruhnya, sehingga dilakukan pembukuan atas biaya tersebut,” kata Mahendra. 

Sebelumnya Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyatakan bahwa perusahaan pelat merah ini tetap mampu beroperasi dengan baik di tengah situasi yang penuh tantangan. Hal itu, kata Agung, dibuktikan dengan proses produksi yang tetap berjalan walaupun WIKA berada dalam kondisi standstill sejak April 2023. Sebagai informasi, standstill merupakan penghentian sementara pembayaran kewajiban finansial ke kreditur.

“Dalam kondisi tersebut, WIKA tetap mampu mencatatkan peningkatan penjualan. Hal ini diraih selaras dengan langkah transformasi WIKA yang terdiri dari tiga pilar yaitu fokus terhadap kas, keunggulan eksekusi proyek, dan penyeimbangan portofolio,” pungkasnya. 

Komentar
Share72Tweet45SendShareShare13Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bantu UMKM Indonesia, Google Kucurkan Rp155 Miliar

Google dan Tesla Kehilangan Hampir Rp9000 Triliun dalam Sepekan

Amerika - Saham perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan besar sepanjang pekan ini. Saham Alphabet, induk Google, dan...

PT Wika Siap Bangun Gedung Tertinggi di Afrika Barat

6 Bulan, WIKA Punya Kontrak Baru Rp 10,25 Triliun

Jakarta -  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencatatkan perolehan kontrak baru Rp10,25 triliun hingga Juni 2024. Raihan itu...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Kereta Cepat Bicara Dituding Penyebab WIKA Rugi

Jakarta -  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara usai manajemen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyebut bahwa...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In