ASPEK.ID, JAKARTA – Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) memeritahkan pasukan khusus TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Intai Para Amfibi Marinir (Taifib) 1 Marinir mencari keberadaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada hari Sabtu (09/1/2021).
Dalam pencarian tersebut Korps Marinir mengerahkan 17 personel Denjaka dibawah pimpinan Kapten Marinir Haryono dan 14 Personel Taifib dibawah pimpinan Lettu Marinir Sofy Rahmadani dengan membawa peralatan selam, GPS, Sonar Set, Radio bawah air, Sea Reader, Perahu Karet dan peralatan pendukung lainnya.
“Pasukan Khusus Korps Marinir TNI AL akan bergeser dan melakukan pencarian malam ini ke titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di sekitaran Kepulauan Seribu dengan menggunakan KRI Gilimanuk nomor lambung 531,” kata Suhartono.
Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021), pukul 14.40 WIB.






















