• Latest
  • Trending
Kronologi 23 Marinir Tertimpa Longsor di Cisarua, Empat Orang Ditemukan Meninggal

Kronologi 23 Marinir Tertimpa Longsor di Cisarua, Empat Orang Ditemukan Meninggal

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

BPS Bongkar Kondisi Terbaru Dunia Kerja RI, Ada Kabar Baik di Balik Angkanya

BPS Bongkar Kondisi Terbaru Dunia Kerja RI, Ada Kabar Baik di Balik Angkanya

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Purbaya Buka Suara Soal Isu Gaji Manajer Kopdes Rp 16 Juta

Bahlil Lantik Kepala BPMA Baru, Riwayat Pendidikan Jadi Perbincangan Warganet

Bahlil Lantik Kepala BPMA Baru, Riwayat Pendidikan Jadi Perbincangan Warganet

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Fadli Zon: Gaya Pidato Prabowo tidak Berubah Sejak Dulu

Api Lahap Gedung di Cikini, 70 Personel Damkar Diterjunkan

Api Lahap Gedung di Cikini, 70 Personel Damkar Diterjunkan

Hari Guru, Jokowi Ajak Pulihkan Pendidikan

Jawa Barat Kekurangan 6.000 Guru

Wakapolri Dorong Personel Berinovasi, Bripda Muhammad Putra Aulia Jadi Contoh Nyata

Wakapolri Dorong Personel Berinovasi, Bripda Muhammad Putra Aulia Jadi Contoh Nyata

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Matangkan Uji Coba SPP-TDLN Bersama Bank

Bahlil Lantik Mawardi Nur Jadi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh

Bahlil Lantik Mawardi Nur Jadi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 24,79 Juta

87,88 Juta Warga Bekerja di Sektor Informal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kronologi 23 Marinir Tertimpa Longsor di Cisarua, Empat Orang Ditemukan Meninggal

by Muhammad Fadhil
Januari 26, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS
Kronologi 23 Marinir Tertimpa Longsor di Cisarua, Empat Orang Ditemukan Meninggal

Sedikitnya sudah 25 jenazah korban longsor yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan. Tampak dalam foto, tim penyelamat mencari korban yang terkubur longsor di Desa Pasirlangu, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (26/1). (Timur Matahari/AFP)

ASPEK.ID, BANDUNG – Bencana tanah longsor melanda kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan menimpa prajurit Korps Marinir TNI AL yang tengah menjalani latihan.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memastikan, 23 personel Marinir menjadi korban tertimbun longsor, dengan empat orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun, longsor. Saat ini sudah diketemukan baru 4 personel dalam kondisi meninggal dunia dan yang lainnya belum ditemukan,” kata Ali di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

BacaJuga

Mubadala Energy Mulai Garap Gas Tangkulo pada September 2026

BPS Bongkar Kondisi Terbaru Dunia Kerja RI, Ada Kabar Baik di Balik Angkanya

Purbaya Buka Suara Soal Isu Gaji Manajer Kopdes Rp 16 Juta

Bahlil Lantik Kepala BPMA Baru, Riwayat Pendidikan Jadi Perbincangan Warganet

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Fadli Zon: Gaya Pidato Prabowo tidak Berubah Sejak Dulu

Para prajurit tersebut berada di lokasi untuk melaksanakan latihan persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Namun, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan itu selama dua hari diduga menjadi pemicu terjadinya longsor.

“Mungkin itu yang mengakibatkan terjadinya longsor, dan itu menimpa penduduk satu desa dan kebetulan ada prajurit kita yang sedang berlatih di sana,” ujar Ali, dilansir Antara.

Hingga kini, TNI AL bersama tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap personel Marinir lain yang diduga tertimbun material longsor. Alat berat dan drone dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi di medan yang sulit.

Di sisi lain, Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat telah mengevakuasi 29 kantong jenazah (body pack) dari lokasi longsor. Seluruh jenazah tersebut diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan, jenazah yang ditemukan merupakan hasil operasi pencarian sejak 24 hingga 26 Januari 2026.

“Yang pertama bahwa jumlah korban yang kita evakuasi hari ini ada empat body pack dan itu sudah kita serah terimakan. Sehingga total dari pertama kali kita melaksanakan operasi korban yang kita serahkan dalam bentuk body pack totalnya ada 29 body pack,” kata Syafii di Posko Basarnas, Senin (26/1/2026).

Syafii menegaskan, kondisi jenazah yang ditemukan tidak semuanya utuh. Oleh karena itu, Basarnas menyerahkan sepenuhnya proses identifikasi kepada tim DVI guna menghindari spekulasi data korban.

“Karena itu kita tidak kepengin spekulasi karena pada saat kita sampaikan bahwa yang kita temukan adalah korban kemudian nanti ketemu bodypart nanti pasti akan berkembang lagi konfirmasinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, tugas Basarnas berfokus pada pencarian dan evakuasi korban, bukan pada pendataan identitas atau jumlah korban final.

“Kemudian yang kedua, bahwa kita saat ini sudah tidak lagi bersinggungan dengan update data personel yang hilang. Karena memang tugas pokok kita tidak untuk mencari daftar nama,” ujar Syafii.

Berdasarkan data awal, sebanyak 34 kepala keluarga terdampak akibat longsor tersebut. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kemanusiaan.

“Jadi tolong dipahami kita tidak akan mungkin menyampaikan ada sekian bodypart, ada sekian, jasad karena itu kita juga menjaga dari sisi kemanusiaan,” kata Syafii. []

Komentar
Share26Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Longsor Cisarua Bandung Barat: 48 Korban Meninggal, 80 Masih Dicari

ASPEK.ID, BANDUNG - Operasi pencarian korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kembali membuahkan hasil. Pada hari keempat...

Basarnas Perluas Operasi SAR Longsor Cisarua

ASPEK.ID, BANDUNG - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas area pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,...

Longsor Bandung Barat: 8 Orang Tewas, 82 Warga Masih Dicari

Korban Meninggal Longsor Cisarua Bertambah Jadi 38 Orang

ASPEK.ID, BANDUNG - Jumlah korban tewas akibat longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali bertambah. Hingga Senin...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In