• Latest
  • Trending

Dirgantara Indonesia Kirim Pesawat Militer ke Nepal

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa M 7,0 Hentak Tibet, 16 Warga Tewas

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Jokowi Bersedia Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Menjaga Mata Lelah karena Layar

Menko Airlangga Bantah Rencana Pemerintah Bagikan HP Gratis ke Warga

Luhut Minta BPJS Percepat Pembayaran Klaim Perawatan Pasien Covid-19

DPR Tolak Usulan Luhut Ubah Definisi Korupsi: Melemahkan Pemberantasan Korupsi

Prabowo-Gibran Lawan Kelompok Radikal, Sindir Siapa?

Survei Voxpol: Kepercayaan Publik di Indonesia Timur Terhadap Prabowo-Gibran 63,1 Persen

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Asap Melintasi Batas Negara, Hendri Yuzal: ASEAN Harus Jadi Bagian dari Solusi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Gubernur Jakarta Gratiskan Transportasi Umum Bagi Pencari Kerja di 2027

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Jet Tempur Mendarat di Tol Paspro

Perpres Ditjen Pesantren Rampung, Wamenag Ungkap 5 Direktorat Utama

Istana Ucapkan Hari Santri 2026, Apresiasi Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Dolar Singapura Tembus Rp 14.100, Ringgit Malaysia Rp 4.421

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kader PSI Minta Jokowi jadi Ketum PSI

Kejagung Dikabarkan Geledah Kantor BGN, Aktivitas Perkantoran Lumpuh

BGN Kembalikan Rp 160 M ke Kas Negara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Dirgantara Indonesia Kirim Pesawat Militer ke Nepal

by Zamzami Ali
Oktober 30, 2019
in BUMN

ASPEK.ID, BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (DI) mengirim satu unit pesawat terbang jenis CN235-220 dengan mode transportasi militer ke Kathmandu, Nepal untuk kebutuhan Nepalese Army.

“Jadi pesawat ini, CN235 mau kita kirim ekspor ke Kathmandu, Nepal. Jadi atas kontrak Angkatan Darat Nepal pada Juni 2017, Alhamdulillah kita bisa kirim tepat waktu,” kata Direktur PT DI, Elfien Goentoro dilansir dari Antara, Rabu (30/10/2019).

Pesawat itu dikatakannya memiliki enam mode konfigurasi yang bisa diterapkan sesuai kebutuhan. Diantaranya yakni mode angkut, cargo, paratroop, medevac, patroli maritim hingga VIP.

BacaJuga

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Menurutnya, nilai kontrak pesawat tersebut kurang lebih 30 juta dolar Amerika. Namun nilai pesawat tersebut, kata dia, dapat dipengaruhi juga oleh biaya onderdil dan kebutuhan lainnya.

“Jadi LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) untuk ekspor ke Afrika dan Asia Selatan ini kita dapat Rp 400 miliar pembiayaan, dan khusus untuk Nepal ini modal kerja sekitar Rp 207 miliar,” imbuhnya.

Nepal telah memesan pesawat tersebut dengan beberapa mode konfigurasi. Sedangkan fasilitas kelengkapan mode konfigurasi tersebut, kata dia, telah terlebih dahulu dikirimkan ke Nepal melalui jalur kargo.

“Alat-alat tipe konfigurasinya kita sudah kargo kan, yang dipasang ini adalah mode paratroops,” ujarnya.

Pesawat CN235-220 itu diterbangkan oleh Captain Esther Gayatri Saleh sebagai Test Pilot In Command dan Flight Instructor dan Captain Ervan Gustanto sebagai Copilot. Adapun pesawat tersebut akan dilakukan tes penerbangan lanjutan dan Final Acceptance Flight oleh Nepalese Army.

“Pesawat tersebut direncanakan akan tiba pada Sabtu (2/11) ke Nepal setelah diterbangkan dari Lanud Husein Sastranegara Bandung hari ini,” pungkasnya.

Profil PT DI

PT Dirgantara Indonesia adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri pesawat terbang yang pertama dan satu-satunya di Indonesia juga di wilayah Asia Tenggara. PT Digrantara Indonesia ini sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

PTDI didirikan pada 26 April 1976 dengan nama PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio dan BJ Habibie sebagai Presiden Direktur. Industri Pesawat Terbang Nurtanio kemudian berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985. Setelah direstrukturisasi, IPTN kemudian berubah nama menjadi Dirgantara Indonesia pada 24 Agustus 2000.

Dirgantara Indonesia tidak hanya memproduksi berbagai pesawat tetapi juga helikopter, senjata, menyediakan pelatihan dan maintenance service untuk mesin-mesin pesawat serta menjadi sub-kontraktor untuk industri-industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, Airbus, General Dynamic, Fokker dan lain sebagainya.

Komentar
Share38Tweet24SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

  ASPEK.ID, BANDUNG - Keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, pengurus...

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah berencana membentuk badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil melalui akuisisi sejumlah perusahaan, termasuk PT...

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

  ASPEK.ID, JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi. Hasilnya...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In