Anggota DPR RI dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi mendukung merger Pelindo I, II, III dan Pelindo IV dengan meminta pemerintah memperhitungkan secara matang jajaran direksi baru.
“Syarat pertama harus berpengalaman dalam jasa layanan pelabuhan sehingga, tidak perlu beradaptasi lebih lama saat memimpin merger Pelindo yang membutuhkan akselerasi cepat,” kata Baidowi, Kamis (30/9/2021).
“Kedua, Dirut Pelindo harus bisa mengerti dan mampu melakukan konsolidasi bisnis dan menentukan arah kebijakan yang progresif agar mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan internasional lainnya sehingga bisa meningkatkan daya saing logistik Indonesia,” ajak Baidowi.
Hal lain yang tak tak kalah penting, menurutnya, dirut harus mempunyai hubungan yang baik dengan semua karyawan Pelindo yang jumlahnya ribuan orang.
Dia mengatakan tidak boleh ada pemutusan hubungan kerja di semua unit perusahaan baik yang sebelumnya berinduk pada Pelindo I hingga Pelindo IV.
“Dirut harus mampu memastikan probabilitas perusahaan tidak terpecah dan memaksimalkan peran SDM yang ada agar bisa saling menyempurnakan kekurangan yang ada,” ujar Baidowi.
Menurut Baidowi, merger akan membuat kinerja perusahaan ini memiliki standar yang sama dalam mengelola pelabuhan di Indonesia.
“Pelindo bisa meningkatkan kinerja layanan pelabuhan secara terintegrasi sehingga membuat pengguna jasa bisa menikmati layanan yang sama di semua pelabuhan di Indonesia,” kata Anggota Komisi VI DPR RI yang membawahi BUMN tersebut.
Dirut Pelindo baru hasil merger akan ditetapkan pada 1 Oktober ini. Belum bisa dipastikan sosok yang akan menjabat Dirut Pelindo hasil merger.
























