ASPEK.ID, JAKARTA – Ebrahim Raisi dilaporkan telah memenangkan pemilihan presiden (pilpres) di negara tersebut bahkan sebelum hasil resmi diumumkan.
Raisi merupakan anak didik Pemimpin Tertinggi Ali Hosseini Khamenei, secara luas dipandang sebagai yang terdepan dalam pemilihan.
Kementerian Dalam Negeri Iran menyebutkan, saat ini, Raisi memimpin dalam pemilihan presiden setelah 90 persen suara dihitung.
“Raisi mendapatkan lebih dari 17,8 juta dari 28,6 juta suara yang telah dihitung,” kata kementerian seperti diberitakan oleh Aljazeera.
Sementara itu, dua calon presiden (capres) rival yang juga dari kubu ultrakonservatif, Mohsen Rezai dan Amirhossein Ghazizadeh-Hashemi, telah mengucapkan selamat kepada Raisi.
Mohsen Rezaei, mantan panglima tertinggi Korps Pengawal Revolusi Islam, mendapatkan lebih dari 3,3 juta suara.
Sedangkan mantan kepala bank sentral Abdolnaser Hemmati, mendapatkan lebih dari 2,4 juta suara.
Sementara anggota parlemen konservatif Amir Hossein Ghazizadeh Hashemi mendapatkan lebih dari satu juta suara.
Bahkan saat suara sedang dihitung Hemmati, satu-satunya kandidat reformis dalam pemilihan, mengucapkan selamat kepada Raisi karena memenangkan pemilihan.
“Saya berharap pemerintah Anda, di bawah kepemimpinan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, akan membawa kenyamanan dan kemakmuran bagi bangsa kita,” kata mantan kepala bank sentral Hemmati dalam sebuah surat lokal di Iran.























