ASPEK.ID, JAKARTA – Danantara Indonesia tancap gas memperkuat sektor industri nasional berbasis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Langkah strategis ini telah dimulai sejak tahun lalu dan berlanjut secara agresif pada 2026.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa industrialisasi menjadi kunci untuk membawa Indonesia menuju level negara maju. Selama ini, kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB) dinilai masih tertinggal dibandingkan negara-negara dengan ekonomi maju.
Kondisi tersebut mendorong perlunya perubahan arah kebijakan, khususnya dengan menempatkan BUMN sebagai motor penggerak industri nasional.
“Perubahan secara fundamental dilakukan, dan tahun ini kita ingin basis pertumbuhan ekonomi kita itu adalah industri,” ujar Dony, Kamis (29/1).
Sebagai langkah konkret, Danantara telah merampungkan konsolidasi industri perkapalan nasional melalui PT PAL Indonesia pada tahun lalu. Konsolidasi tersebut akan dilanjutkan dengan menjadikan PT PAL sebagai pusat galangan kapal nasional.
Ke depan, seluruh BUMN yang bergerak di sektor maritim diwajibkan memesan kapal dari PT PAL. Beberapa di antaranya adalah PT ASDP Indonesia Ferry dan PT Pertamina International Shipping (PIS).
Tak hanya sektor maritim, Danantara juga memprioritaskan penguatan industri perkeretaapian nasional melalui PT Industri Kereta Api (INKA). Pada 2026, INKA telah masuk dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) untuk menuntaskan transformasi menyeluruh, baik dari sisi keuangan maupun peningkatan fasilitas produksi.
Transformasi tersebut mencakup pengembangan pabrik baru di Banyuwangi yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas serta efisiensi produksi kereta api nasional.
Dony berharap penguatan industri berbasis BUMN tidak hanya memperkuat kemandirian dan daya saing nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Negara yang menuju negara maju tentu basisnya adalah industri. BUMN ke depan akan memfokuskan dirinya untuk pengembangan industri,” pungkasnya. []
























