ASPEK.ID, SOLO – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons isu yang kembali beredar mengenai dirinya disebut-sebut akan bergabung dalam Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jokowi menegaskan dirinya tidak memiliki rencana untuk masuk dalam jajaran Wantimpres. Ia menyatakan saat ini sudah tidak lagi menjadi bagian dari pemerintahan dan memilih menetap di Solo.
“Enggak lah. Saya di Solo saja. Sekarang saya bukan pejabat pemerintahan lagi ya, ini sudah tinggal di Solo, sudah,” ujarnya kepada awak media usai menyaksikan pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/2).
Isu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial sejak Minggu (8/2), yang menyebutkan Jokowi akan masuk dalam struktur Wantimpres di era pemerintahan Prabowo.
Saat ditanya lebih lanjut apakah ada permintaan langsung dari Presiden Prabowo terkait posisi tersebut, Jokowi tidak menjawab secara detail. Ia kembali menegaskan keputusannya untuk tetap berada di Solo.
“Sudah saya sampaikan, saya di Solo saja. Sudah itu,” ucapnya.
Ketika kembali dicecar pertanyaan apakah pembahasan itu pernah dilakukan bersama Presiden Prabowo, Jokowi menutup dengan jawaban singkat.
“Saya di Solo saja. Makasih ya,” pungkasnya.
Diketahui masuknya Jokowi sebagai Wantimpres era Presiden Prabowo sudah mencuat sejak dua tahun lalu. Pada tahun lalu isu serupa juga muncul seiring dengan keluarnya hasil survei lembaga Rumah Politik Indonesia yang mengungkapkan mayoritas masyarakat menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) layak menjabat sebagai ketua Wantimpres.
Dalam survei tersebut menyebutkan sebanyak 81,01% responden menyatakan Jokowi memiliki kualitas untuk memimpin tokoh-tokoh lain dalam memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden, baik secara diminta maupun tidak.
Saat itu Jokowi mengatakan jika hal tersebut merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya tidak berada pada kewenangan untuk menentukan. Saya masuk atau tidak masuk, itu sepenuhnya kewenangan Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Selasa (11/3/2025). []
























