• Latest
  • Trending

Kesetaraan Gender dalam Kebijakan APBN

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Kemenag Bantah Kabar Menag Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Zulhas Wajibkan Kepala SPPG Hadir di Dapur Jam 2 Malam

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menteri Agama

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 1,48% ke Level 6.405

KPK Panggil Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi di LPEI

KPK Panggil Dirut PT Clipan Finance Indonesia Terkait Kasus Suap Bupati Kuansing

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Stop Sementara Pembukaan Dapur MBG Baru

HUT Jokowi Dihadiahi Surat Larangan Pakai Bank Konvensional

BSI: Tabungan Haji dan Umrah Capai 7,69 juta Rekening

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Pekerja PT Pos Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Gaji Cair 1 September

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Prabowo Kucurkan Dana Rp 200 M untuk Penanganan Gempa NTT

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Konsumsi Pertalite Naik Usai Harga Pertamax Melonjak

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kesetaraan Gender dalam Kebijakan APBN

by REDAKSI
September 11, 2020
in EKONOMI

ASPEK.ID, JAKARTA – Pada masa pandemi Covid-19, APBN dipergunakan untuk mengatasi masalah tidak hanya kesehatan tetapi memulihkan kesejahteraan masyarakat dengan cara memperluas jaring pengaman sosial, yang termasuk dalam rangka untuk mendukung UMKM dan mendukung pembangunan daerah.

Program perlindungan sosial tersebut juga mendukung program-program yang mendukung kesetaraan gender. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati ketika menjadi pembicara pada ADB-UN Women’s Virtual High-Level Roundtable : Promoting Gender Equality in Covid-19 Response and Recovery melalui video conference pada Rabu (09/09).

BacaJuga

Sempat Menguat, IHSG Ditutup Anjlok 1,48% ke Level 6.405

Konsumsi Pertalite Naik Usai Harga Pertamax Melonjak

Emas Antam Cetak Rekor Baru, Harga Hari Ini Naik Jadi Rp 2,768 Juta per Gram

Calon Bos OJK Beberkan Strategi Bikin Bursa Mineral RI Jadi Acuan Harga Global

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

Direktur Vale Indonesia Budiawansyah Mundur

“Pada usaha kecil dan menengah, sebagian besar dukungan kami untuk UMKM pada dasarnya juga untuk membantu para perempuan karena lebih dari 80% pelaku UMKM kami sebenarnya adalah perempuan. Jadi kami memberikan kredit menengah kecil dengan subsidi bunga, kami juga memberikan jaminan atas modal kerja mereka. Saat ini kami juga memberikan bantuan tambahan untuk usaha kecil menengah. Ini semua adalah UMKM dan sektor informal yang mayoritas perempuan akan mendapatkan manfaat dari semua program yang sekarang dilaksanakan pemerintah. Selain itu, kami juga memajukan kemauan serta sarana prasarana yang menangani masalah yang sangat penting bagi keluarga dan khususnya bagi perempuan,” ujar Menkeu. 

Menkeu menjelaskan, bahwa Indonesia juga menerapkan anggaran responsif gender. Anggaran responsif gender tidak hanya fokus pada penyediaan alokasi pengarusutamaan gender tetapi juga menunjang kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam mendapatkan akses dan kesempatan yang sama dalam segala bidang.

Seperti misalnya dukungan dan penempatan prioritas tinggi pemerintah untuk pendidikan, karena melihat bahwa sumber daya manusia sangat penting bagi Indonesia untuk mencapai tingkat pendapatan yang lebih tinggi. Perlindungan sosial akan terus berlanjut bahkan meluas dan meningkat untuk setiap rumah tangga. Ini semua merupakan jaminan bagi keluarga miskin untuk mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan terutama bagi anak-anak dan dukungan bagi perempuan.

Pemerintah telah meningkatkan program inklusi keuangan dan jaring pengaman sosial setiap tahunnya. Momentum ini juga akan digunakan untuk mendukung perempuan tidak hanya sebagai pengelola rumah tangga yang bertanggung jawab atas anak tetapi juga untuk mendukung mereka melalui insentif usaha kecil menengah yang mayoritas pemilik usahanya adalah perempuan.

Caranya dengan membekali pembinaan serta pendampingan teknis agar mereka dapat meningkatkan usaha kecilnya yang kini juga terhubung dengan infrastruktur digital sehingga mereka akan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Ini semua adalah upaya kami pada apa yang kami sebut sebagai kesetaraan gender tetapi juga pada saat yang sama mengurangi kemiskinan melalui juga inklusi keuangan. Jadi kita tidak akan menunggu krisis untuk mereformasi kebijakan kita sekaligus mengarahkan anggaran kita untuk membantu keluarga miskin dan juga pada saat yang sama mengatasi isu kesetaraan gender,” pungkas Menkeu. 

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Catatan Kinerja Pelaksanaan APBN 2019

BGN Terbesar, Ini Daftar 10 Kementerian dan Lembaga dengan Anggaran Jumbo di RAPBN 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan sejumlah alokasi anggaran untuk kementerian dan lembaga (K/L) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Menkeu Purbaya Siapkan Bersih-Bersih Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Diganti Total

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

ASPEK.ID, JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 tetap dijaga di bawah...

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun. Anggaran...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In