ASPEK.ID, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong Kodam terus berperan aktif dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19.
Sebagai satuan teritorial, Kodam memiliki peran yang sangat strategis dalam menyukseskan program vaksinasi yang digalakkan oleh pemerintah.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) harus dilibatkan sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan, mengawal pendistribusian, hingga pelaksanaan vaksinasi.
“Peran serupa pernah sukses saat Indonesia menggelar program vaksinasi polio beberapa tahun silam,” ujar Moeldoko saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dengan sejumlah Pangdam secara virtual di Jakarta, Selasa (19/1).
Program vaksinasi, kata Moledoko merupakan salah satu upaya kuat pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang mewabah pertama kali di Indonesia pada Maret 2020 lalu.
Vaksin Sinovac yang didatangkan pemerintah, telah melalui uji klinis dan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Tidak hanya itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah melabeli vaksin ini halal dan sah untuk digunakan.
“Pemerintah menunjukkan komitmen kuat untuk menempatkan keselamatan masyarakat pada prioritas paling tinggi,” tegasnya.
























