• Latest
  • Trending
Mahfud MD Minta Polri dan PPATK  Usut Kasus di ACT

MUI: ACT Perlu Dievaluasi tidak Dimatikan

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rosan Bertemu Bos Temasek, Bahas Investasi Energi Terbarukan RI

PDIP ke KPK: Fokus Perbaiki Skor IPK Dibanding Urusi Rumah Tangga Parpol

PDIP ke KPK: Fokus Perbaiki Skor IPK Dibanding Urusi Rumah Tangga Parpol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bidik Lahan 400 Meter dari Masjidil Haram untuk Kampung Haji

Istri Eks Pejabat Pertamina Mengadu ke Komisi III DPR

Istri Eks Pejabat Pertamina Mengadu ke Komisi III DPR

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Cerita Didik ‘Seket’ Musisi Rock Naik Haji, Gantikan Ayah Menjaga Ibu

Cerita Didik ‘Seket’ Musisi Rock Naik Haji, Gantikan Ayah Menjaga Ibu

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

PKB-Demokrat Kompak Tolak Usul KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Tambang Ilegal Samin Tan

Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penghasutan

Saiful Mujani Siap Jalani Proses Hukum: Jika Harus Ditahan, Tahan Saja

PRT Diduga Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil, Satu Meninggal

PRT Diduga Lompat dari Lantai 4 Indekos Benhil, Satu Meninggal

Marc Klok Bicara Peluang Persib Juarai BRI Super League 2025/26

Marc Klok Bicara Peluang Persib Juarai BRI Super League 2025/26

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, April 24, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

MUI: ACT Perlu Dievaluasi tidak Dimatikan

by Aspek
Juli 8, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, LIFESTYLE, NEWS
Mahfud MD Minta Polri dan PPATK  Usut Kasus di ACT

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Ekonomi Syariah dan Halal Sholahudin Al Aiyubi mendukung upaya pembersihan di internal Aksi Cepat Tanggap (ACT), namun meminta kegiatan organisasi kemanusiaan itu tidak dihentikan.

Pada acara jumpa pers Halal Award 2022 di IPB International Convention Center Bogor, Kamis (7/7/2022), dia mengatakan yang perlu dilakukan di ACT adalah evaluasi bersama, pengelola, pengawasan masyarakat, dan regulasi pemerintah terhadap organisasi tersebut agar tidak terjadi penyimpangan lagi.

BacaJuga

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Rosan Bertemu Bos Temasek, Bahas Investasi Energi Terbarukan RI

PDIP ke KPK: Fokus Perbaiki Skor IPK Dibanding Urusi Rumah Tangga Parpol

Danantara Bidik Lahan 400 Meter dari Masjidil Haram untuk Kampung Haji

Istri Eks Pejabat Pertamina Mengadu ke Komisi III DPR

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Filantropi lembaga zakat dan hal yang sejenisnya adalah amanah, kalau ada ketidaksesuaian aspek keamanahan itu, memang harus dievaluasi. Akan tetapi, lembaga semacam ACT merupakan aset dan oleh karena itu kami mendorong dilakukan pembersihan tapi jangan sampai dimatikan,” katanya disadur dari antara.

Dia menambahkan, sebaiknya pemerintah mengurungkan wacana pencabutan izin Yayasan ACT karena organisasi pengumpul dana untuk kemaslahatan umat itu merupakan aset yang hanya perlu dibersihkan dari oknum penyeleweng dana.

Rencana pencabutan izin ACT oleh pemerintah telah menjadi perhatian secara internal di pihak ACT, sehingga pembenahan sedang dilakukan di dalam organisasi tersebut. Hal itu bertujuan agar ada evaluasi kembali mengenai pencabutan izin organisasi tersebut secara lebih mendasar.

ACT menjadi sorotan masyarakat setelah majalah Tempo merilis investigasi mengenai dugaan penyelewengan dana donasi umat yang cukup besar, biaya operasional dan gaji petinggi ACT yang terlampau tinggi.

Kementerian Sosial mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang telah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tahun 2022. 

Pemerintah menduga ada pelanggaran peraturan yang dilakukan oleh Yayasan ACT. Pencabutan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 133/HUK/2022 tanggal 5 Juli 2022 tentang Pencabutan Izin Penyelenggaraan Pengumpulan Sumbangan Kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Selatan, yang ditandatangani oleh Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi.

“Apa yang dilakukan pemerintah mungkin pilihan yang terbaik dan kami mendorong apa yang dilakukan ini tidak sampai me-suspend,” tambah Sholahudin.

Menurut dia, ACT adalah lembaga tepercaya dan menyalurkan apa yang menjadi kebutuhan kemaslahatan umat. MUI telah mendengar penyelewengan dana umat yang cukup besar oleh pengelola ACT, namun tidak memiliki kapasitas lebih dalam untuk mengetahui hal tersebut, katanya.

“Bahwa kemudian kami menemukan penyimpangan dari sisi pengelolaannya, sebaiknya kita tidak mematikan lumbungnya tetapi mencoba membersihkan,” ujarnya.    

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jusuf Kalla: 10 Orang Kaya, 1 Muslim

MUI Bantah JK Rasis ke Tionghoa

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Anwar Abbas mengaku terkejut mendengar ada orang yang mengatakan Jusuf Kalla atau JK sebagai rasis. JK dicap rasis karena...

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Rp800 Juta Uang Milik Penembak Kantor MUI Kiriman 3 Anaknya

Setelah ramai menjadi perbincangan sejumlah pihak terkait aliran uang di rekening Mustopa NR  pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat, Jakarta, penyidik...

Helikopter Latih Jatuh di Danau Buperta Depok

Gedung MUI Ditembak

Polisi menyelidiki  penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Pusat. Informasi ini pertama kali disebarkan oleh akun twitter @faicalwashh kepada...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Rosan Bertemu Bos Temasek, Bahas Investasi Energi Terbarukan RI

PDIP ke KPK: Fokus Perbaiki Skor IPK Dibanding Urusi Rumah Tangga Parpol

PDIP ke KPK: Fokus Perbaiki Skor IPK Dibanding Urusi Rumah Tangga Parpol

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Bidik Lahan 400 Meter dari Masjidil Haram untuk Kampung Haji

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In