• Latest
  • Trending
Jabodetabek dan Seluruh Pulau Jawa Siaga Banjir

Peneliti BRIN Minta Maaf Soal Badai Jabodetabek

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Presiden Negara Ini Tidak Punya Ijazah SMA, 4 Kali Menang Presiden

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Sisir Kantor Djarum di Kudus & Kantor Bea Cukai Kudus

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

BSI Laba Rp742 Miliar di Kuartal I-2021

Strategi BSI Masuk 5 Top Bank Syariah Global

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional Hingga 2 Juta Unit

Mulai 2027 Kendaraan Dinas Pakai Motor Listrik

Bareskrim Ungkap Lima Laboratorium Narkoba Rahasia di Indonesia 

China Tangkap 7 Warganya di China Terkait Pabrik Sabu di Aceh

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Catat Laba Rp 45,2 Triliun Selama 9 Bulan

Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menteri Fadli Zon: 80% Warga Indonesia Dengar Musik Lokal

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

BRIN Segera Uji Coba Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Demo di Hari Sumpah Pemuda, Hindari Jalan Berpotensi Macet

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Peneliti BRIN Minta Maaf Soal Badai Jabodetabek

by Aspek
Januari 1, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, TEKNOLOGI
Jabodetabek dan Seluruh Pulau Jawa Siaga Banjir

Awan gelap di atas perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

Peneliti BRIN Erma Yulihastin meminta maaf atas prediksi akan ada badai terjadi di wilayah Jabodetabek pada 28 Desember 2022.  Melalui akun media sosialnya, Erma juga memberikan klarifikasi soal pemilihan kata ‘badai dahsyat’ yang akhirnya menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Dia mengungkapkan alasan mengapa prediksi cuaca yang diambil dari Sadewa atau Satellite Disaster Early Warning System meleset. Menurutnya, prediksi itu meleset karena dua alasan. 

BacaJuga

KPK Sisir Kantor Djarum di Kudus & Kantor Bea Cukai Kudus

Mahasiswa UI dan Warga Padati Bundaran Hl

Prabowo Dirugikan dari Ketegangan RI-Singapura

Strategi BSI Masuk 5 Top Bank Syariah Global

The Atjeh Connection Cabang Tebet Jakarta Selatan Resmi Dibuka; Diplomasi Kuliner Menuju GLobal

Mulai 2027 Kendaraan Dinas Pakai Motor Listrik

Alasan yang pertama yakni karena faktor teknis yang timbul pada server Sadewa. Kedua adalah suhu laut di utara Jakarta mendingin sehingga pasokan uap air dan kelembapan udara tidak maksimal untuk “membuat proses konveksi mendalam” dan hasilnya intensitas hujan tidak sampai pada kategori esktrem.

Peneliti BRIN menegaskan bahwa maksud mengutarakan prediksinya di media sosial bukan untuk membuat gaduh. Melainkan memberikan peringatan agar publik waspada dan terhindar dari bencana.

Sebagai alih klimatologi BRIN, melempar prediksi di media sosial dan menggunaan istilah ‘badai dahsyat’ mungkin dirasa kurang tepat dan kini menjadi pelajaran berharganya bagi dirinya sebagai peneliti.

“Bahwa telah terjadi misinterpretasi publik mengenai istilah badai dahsyat, maka ini menjadi pelajaran berharga untuk saya sebagai periset agar memilih bahasa yang lebih tepat dan tidak menimbulkan makna ganda. Oleh karena itu saya memohon maaf atas dampak terhadap publik yang berada di luar kendali saya,” tulis Erma di Facebook. 

Dia mengklaim, badai dasyat yang dimaksutkannya adalah potensi cuaca ekstrem di Jabodetabek yang terjadi pada akhir Desember 2022. Erma membeberkan penggunaan istilah badai dahsyat untuk menggantikan istilah ilmiah dua jenis badai di Laut Jawa dan Samudera Hindia, yakni Badai Derecho/Squall Line dan Badai MCC yang memang sedang intensif tejadi dan bergerak ke arah Jabodetabek.

Komentar
Share38Tweet24SendShareShare7Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

BRIN Segera Uji Coba Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong

  ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan segera melakukan uji coba pemadaman kebakaran hutan dan lahan...

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Kumpulkan Petinggi Danantara, Menko hingga BRIN ke Istana

  ASPEK.ID JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan...

Tepung Singkong Bisa Jadi Senjata Lawan Karhutla? Ini Penjelasan BRIN

Tepung Singkong Bisa Jadi Senjata Lawan Karhutla? Ini Penjelasan BRIN

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan potensi tepung singkong sebagai bahan pendukung pemadaman kebakaran hutan dan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In