• Latest
  • Trending
6 Komentar AHY Usai Moeldoko Jadi Ketum  Demokrat

6 Komentar AHY Usai Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 30.000, Jadi Rp 2,64 Juta/Gram

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

Kemenkes: 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di RI Alami Depresi

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

Menlu: PM Xanana  Bertemu Jokowi Bersifat Pribadi, Bukan Kenegaraan

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Panggil Rosan-Bahlil ke Hambalang, Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penutupan BUMN

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Hashim: Masa Depan Indonesia Sangat Cerah Asalkan Tidak Gaduh

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Warga yang Masih Tinggal di Huntara Tapsel

Wapres Gibran Minta Maaf kepada Warga yang Masih Tinggal di Huntara Tapsel

Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 4,73 Juta Ton Pupuk Subsidi

Pupuk Indonesia Cetak Laba Rp 8,51 Triliun, Transformasi Danantara Jadi Kunci

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Sita Jam Mewah hingga Tumpukan Dolar Milik Eks Kepala BGN

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Mulai Transformasi RS BUMN dari RSPP

3 Perwira Hukum Pimpin Sidang Dugaan Penganiayaan Aktivis KontraS

Prajurit BAIS Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Lolos dari Hukuman Pemecatan

Gledson Minta Persebaya Tak Main-main Lawan Penang FC: Layaknya Final

Persebaya Siap Tempur Hadapi Bhayangkara FC

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

6 Komentar AHY Usai Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

by Aspek
Maret 6, 2021
in POLITIK
6 Komentar AHY Usai Moeldoko Jadi Ketum  Demokrat

Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. [Foto: Istimewa]

ASPEK.ID, JAKARTA – Konggres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara pada Jumat (5/3) kemarin, menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat.

Moeldoko terpilih usai namanya menduduki posisi teratas lewat hasil hitung cepat bersaing dengan mantan kader Demokrat lainnya seperti Marzuki Alie.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengeluarkan enam pernyataan sebagai berikut:

BacaJuga

Gus Kikin Mulai Berkantor di PBNU

Prabowo kembali ke Tanah Air, Mendarat Pukul 03.00 WIB

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

Jokowi Minta PSI Percepat  Selesaikan Pengurus Hingga ke Desa

Survei Median: Elektabilitas Prabowo 32,4 Persen Unggul di 4 Wilayah

Prabowo Mencium Tangan Rais Aam Usai Terima Kartu NU

1. KLB Demokrat di Sumut Ilegal

“Terkait KLB yang dilakukan secara ilegal, inkonstitusional oleh sejumlah kader, mantan kader yang bersekongkol dengan aktor eksternal. Saya berdiri di sini tidak sendirian,” kata AHY dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

2. Sikap Moeldoko Tidak Kesatria

AHY menyebut sikap Moeldoko yang telah terang mengesampingkan tudingan sebelumnya adalah sikap yang tidak kesatria.

3. Tidak Ada Dualisme di Demokrat

AHY tegas menyatakan, bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di tubuh Partai Demokrat. Hal ini menyikapi Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.

4. Minta Jokowi Turun Tangan

, Jokowi bisa memerintahkan Menkumham untuk tidak mengesahkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

5. Ilegal Berdasarkan AD/ART Demokrat

KLB di Sumatera Utara ilegal dan inkonstitusional. Untuk bisa menyelenggarakan KLB, harus disetujui oleh 2/3 dari jumlah ketua DPD dan setengah dari jumlah ketua DPC. Diketahui, jumlah seluruh DPD adalah 34 ketua, dan DPC adalah 514 ketua.  Angka minimal bisa diinisisai KLB berdasarkan AD dan ART kami.

6. Ada Sejumlah Ketua DPC Datang

Ada 34 Ketua DPC yang mengikuti KLB yang selesai dalam waktu sekitar 2 jam.

Komentar
Share64Tweet40SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan rumah layak huni menjadi...

Peringati Paskah, Moeldoko Ajak Indonesia Jaga Toleransi

PLN Tampilkan Kesiapan Ekosistem EV di Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membuka Periklindo Electric...

Etty Manduapessy Resmi Buka KLB Demokrat di Sumut

Demokrat Mulai Ancam Anies, Surya Paloh: Cawapres Diumumkan Akhir Pendaftaran ke KPU

Pernyataan Surya Paloh mengisyaratkan pengumuman sosok bakal cawapres pendamping Anies Baswedan diumumkan pada akhir-akhir waktu pendaftaran ke KPU membuat Partai...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In