ASPEK.ID, BANDA ACEH – Sebuah pesawat Boeing 737 non-operasional kini berdiri di kawasan Asrama Haji Aceh. Bukan untuk penerbangan, pesawat ini disiapkan sebagai wahana simulasi perjalanan udara bagi calon jamaah haji dan umrah, sekaligus menjadi simbol sejarah dan inovasi pelayanan ibadah di Tanah Rencong.
Pesawat tersebut merupakan hibah dari Garuda Indonesia untuk Kementerian Haji dan Umrah. Dalam hal ini, Asrama Haji Embarkasi Aceh sebagai penerima manfaat.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menilai keberadaan pesawat ini memiliki makna historis yang kuat, mengingat Aceh pernah memainkan peran penting dalam sejarah penerbangan nasional melalui pengorbanan para pendahulu demi Republik Indonesia.
Selain nilai sejarah, pesawat Boeing 737 ini dirancang untuk menjawab kebutuhan jamaah, khususnya lanjut usia dan mereka yang belum pernah naik pesawat. Melalui simulasi yang menyerupai kondisi penerbangan sesungguhnya, jamaah diharapkan lebih siap secara mental dan teknis sebelum keberangkatan.
“Seluruh jamaah umrah dari Aceh nantinya akan dipusatkan di Asrama Haji. Manasik dilakukan di sini, pemeriksaan x-ray di sini, cap paspor di sini, lalu jamaah langsung naik bus menuju pesawat. Dengan sistem ini, jamaah berangkat umrah dari Aceh bisa merasakan pengalaman seperti berhaji,” ujar Fadhlullah, Senin (2/2).
Menurutnya, skema terintegrasi tersebut tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra, terutama bagi jamaah lansia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan Pemerintah Pusat dalam peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah di Aceh.
Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia wilayah Aceh, Nano Setiawan, mengatakan wahana pesawat ini akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi jamaah umrah. Ia mendorong calon jamaah untuk memanfaatkan fasilitas Asrama Haji Aceh yang kini semakin representatif dan nyaman.
Ke depan, pesawat Boeing 737 non-operasional tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana manasik ibadah, tetapi juga diproyeksikan menjadi destinasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asrama Haji Aceh. []
























