• Latest
  • Trending

BI Optimistis Rupiah Menguat, Stabilitas Jadi Fokus Utama

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Siap Tempur, Persis Solo Incar Kemenangan Perdana di Laga Kandang

Persis Wajib Menang Lawan Dewa United demi Jaga Asa Bertahan di Super League

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril soal Film ‘Pesta Babi’: Pemerintah Tak Pernah Larang Pemutaran

PM Spanyol Pasang Badan untuk Lamine Yamal usai Aksi Bendera Palestina

PM Spanyol Pasang Badan untuk Lamine Yamal usai Aksi Bendera Palestina

TNI AD Sebut Film ‘Pesta Babi’ Berpotensi Picu Distorsi Informasi

TNI AD Sebut Film ‘Pesta Babi’ Berpotensi Picu Distorsi Informasi

Istana Kaji Ulang Pengiriman Pasukan untuk Misi Perdamaian

DPR Minta Pengiriman Pasukan TNI ke Lebanon Disertai Intelijen Kuat

9 Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimbun Longsor di Sumbar

9 Penambang Emas Ilegal Meninggal Tertimbun Longsor di Sumbar

5 Obat Ini Berpotensi Efektif Lawan Corona

BPOM Izinkan Minimarket Kelola Penjualan Obat Mulai Oktober 2026

Gerindra Ancam Pecat Kader DPRD Jember Jika Ulangi Aksi Merokok Saat Rapat

Gerindra Ancam Pecat Kader DPRD Jember Jika Ulangi Aksi Merokok Saat Rapat

Nadiem soal Tuntutan 18 Tahun: Lebih Berat dari Teroris

Nadiem: Saya Tak Pernah Menyesal Jadi Menteri

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BI Optimistis Rupiah Menguat, Stabilitas Jadi Fokus Utama

by Muhammad Fadhil
Februari 2, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS

Bank Indonesia (ROMEO GACAD/AFP)

ASPEK.ID, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika pasar global. BI menilai pergerakan rupiah masih sejalan dengan fundamental ekonomi domestik yang solid, meski pada perdagangan hari ini sempat mengalami tekanan terbatas.

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup melemah tipis 0,03% ke level Rp16.785 per dolar AS pada Senin (2/2). Padahal, pada awal perdagangan pagi, mata uang Garuda sempat menguat 0,06% ke posisi Rp16.770 per dolar AS. Meski demikian, pergerakan tersebut dinilai masih dalam rentang yang terkendali.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan bahwa tren rupiah belakangan menunjukkan penguatan bertahap dibandingkan periode sebelumnya.

BacaJuga

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Persis Wajib Menang Lawan Dewa United demi Jaga Asa Bertahan di Super League

Yusril soal Film ‘Pesta Babi’: Pemerintah Tak Pernah Larang Pemutaran

PM Spanyol Pasang Badan untuk Lamine Yamal usai Aksi Bendera Palestina

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jadi kemarin-kemarin kan di level Rp 16.900-an kan ya, pelan-pelan kemudian sekarang di level Rp 16.700-Rp 16.800. Kita tentunya optimis bagaimana disampaikan Pak Gubernur bahwa rupiah akan cenderung menguat,” kata dia.

Optimisme tersebut, menurut BI, didorong oleh prospek ekonomi nasional yang tetap kuat serta daya tarik imbal hasil surat berharga Indonesia yang masih kompetitif di mata investor global.

“Karena prospek ekonomi Indonesia, karena fundamental Indonesia bagus, dan juga tentunya karena yield surat berhaga Indonesia yang kompetitif. Dan kita harapkan semua pihak juga bisa ikut sama-sama menciptakan kondisi yang kondusif untuk pasar keuangan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

BI menegaskan akan terus hadir di pasar keuangan guna memastikan nilai tukar bergerak sesuai dengan fundamental ekonomi. Intervensi, baik di pasar domestik maupun offshore, akan dilakukan secara terukur bila diperlukan untuk menjaga stabilitas.

“Artinya BI tetap akan mengoptimalkan semua instrumen yang ada untuk membawa rupiah itu stabil dan cenderung menguat, kan gitu ya. Dan ini yang kita lakukan apabila diperlukan bisa intervensi ya, baik di pasar domestik maupun di pasar offshore. Dan tentunya kan secara bertahap rupiah bisa dibuat stabil,” sebut dia.

Terkait kemungkinan rupiah kembali menguat hingga ke level Rp15.000 per dolar AS, BI menegaskan tidak memiliki target nilai tukar tertentu. Fokus bank sentral tetap pada stabilitas, bukan pada angka spesifik.

“Artinya kita tidak akan me-level kan ya, tapi yang penting adalah bagaimana rupiah tetap stabil, dan setelah bertahap itu menguat, kan gitu ya. Jadi tentunya ini semuanya tergantung faktor global dan juga domestik,” pungkasnya. []

Komentar
Share21Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kondisi ekonomi Indonesia saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa...

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

ASPEK.ID, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri ikut turun tangan dalam penanganan kasus dugaan narkoba yang menyeret...

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

ASPEK.ID - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali membela kesepakatan nuklir Iran yang diteken pada 2015. Obama menyebut perjanjian...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Kasat Narkoba Polres Kukar Terseret Kasus Narkoba, Bareskrim Turun Tangan

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Obama Kenang Deal Nuklir Iran 2015 Tanpa Harus Membunuh Banyak Orang

Siap Tempur, Persis Solo Incar Kemenangan Perdana di Laga Kandang

Persis Wajib Menang Lawan Dewa United demi Jaga Asa Bertahan di Super League

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In