ASPEK.ID, JAKARTA – Kawasan pelabuhan dan industri terpadu Java Integrated Industrial Estate (JIIPE) telah siap jika perusahaan pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) akan membangun smelter di lokasi tersebut.
Untuk melihat kesiapan itu, Komisaris Utama Pelindo III, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M melakukan kunjungan lapangan ke lokasi JIIPE di Gresik dengan didampingi oleh jajaran komisaris lainnya.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau proyek pembangunan smelter milik salah satu perusahaan tambang di area tersebut.
Komisaris Utama Pelindo III mengungkapkan pihaknya akan terus mendorong smelter agar bisa segera selesai, supaya nantinya akan memberikan dampak positif bagi perusahaan.
“Dan yang terpenting adalah mampu meningkatkan industri di kawasan ini dan mampu berdampak pada ekonomi masyarakat tersebut,” kata Marsetio dalam keterangan resmi yang dikutip dari Twitter @pelindo3, Minggu (30/1).
Saat ini, dermaga existing di kawasan JIIPE memiliki area seluas 25 M x 250 M.
Pelindo III melalui cucu perusahaan yaitu PT Berlian Manyar Sejahtera, melakukan kerjasama dengan perusahaan tambang ini dalam pembangunan dermaga dan fasilitas.
JIIPE merupakan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan kasawan industri berskala internasional pertama di Indonesia yang terletak di Gresik, Jawa Timur.
JIIPE bertujuan untuk menyediakan layanan pelabuhan laut yang terhubung langsung ke kawasan industri sehingga dapat berkontribusi secara positif terhadap efisiensi biaya logistik.
























