ASPEK.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menambah jaringan layanan transportasi publik. Dalam waktu dekat, Transjakarta akan membuka rute baru yang menghubungkan kawasan Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan akan diresmikan pada pekan depan. Rute ini dirancang sebagai layanan langsung dari pusat aktivitas Jakarta Selatan menuju bandara internasional utama.
“Minggu depan, saya akan membuka rute baru dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Ini akan langsung dari Blok M ke Soekarno-Hatta,” kata Pramono, Rabu (4/2).
Pramono optimistis rute baru ini akan menjadi alternatif transportasi yang diminati masyarakat. Selain akses yang dinilai lebih cepat, tarif yang ditetapkan juga sangat terjangkau, yakni hanya Rp 3.500 hingga ke terminal Bandara Soekarno-Hatta.
“Saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapapun yang selama ini misalnya menggunakan Damri atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan TransJakarta yang biayanya relatif murah, hanya Rp 3.500. Kemudian pasti lebih cepat karena punya jalur khusus, sehingga dengan bagian ini akan memudahkan siapapun yang akan berangkat atau kembali yang menggunakan transportasi pesawat mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja,” jelas Pramono.
Ia menambahkan, keberadaan jalur khusus Transjakarta diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan ke bandara, sekaligus meningkatkan konektivitas antarmoda di kawasan Blok M yang selama ini menjadi salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.
Pramono pun berharap, tingkat okupansi rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dapat meniru kesuksesan rute Transjabodetabek Blok M–Bogor yang saat ini hampir selalu dipadati penumpang.
“Saya percaya bahwa rute baru ini, saya berharap, seperti dari Blok M ke Bogor. Sekarang hampir setiap hari busnya penuh. Artinya, ini akan efektif untuk mencoba untuk mengurangkan penduduk menggunakan transportasi peribadi seperti mobil ke arah Bandara Soekarno Hatta,” terangnya.
Meski demikian, hingga saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum merinci jalur maupun titik pemberhentian yang akan dilalui Transjakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta. Informasi teknis terkait operasional rute tersebut diperkirakan akan diumumkan menjelang peresmian. []
























