• Latest
  • Trending
Risiko Bisnis Energi Terbarukan

Risiko Bisnis Energi Terbarukan

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Kapal Tanker Pertamina Pride Tiba di RI 23 Juli

Prabowo Resmikan Biosolar B50, Berapa Harga Jualnya di SPBU?

Prabowo Resmikan Biosolar B50, Berapa Harga Jualnya di SPBU?

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Anggaran MBG 2027 Diperkirakan Turun Jadi Rp 174 T

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

PT DKI Sunat Vonis 4 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah, Jadi 7 dan 8 Tahun Penjara

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2,9 Kg Emas Senilai Rp 7,25 M ke Malaysia

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2,9 Kg Emas Senilai Rp 7,25 M ke Malaysia

Eks Kapolda Lampung Resmi Jabat Irjen Kemendag, Mendag Titip Pesan Ini

Eks Kapolda Lampung Resmi Jabat Irjen Kemendag, Mendag Titip Pesan Ini

Kisah Yusuf, Napi di Lapas Ciangir yang Raup Rp 800 Ribu Sebulan dari Beternak Ayam

Kisah Yusuf, Napi di Lapas Ciangir yang Raup Rp 800 Ribu Sebulan dari Beternak Ayam

Biosolar B50 Resmi Meluncur, Prabowo: RI Negara Pertama di Dunia yang Terapkan

Biosolar B50 Resmi Meluncur, Prabowo: RI Negara Pertama di Dunia yang Terapkan

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Bui di Kasus ‘Jatah Preman’

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Bui di Kasus ‘Jatah Preman’

Mapolda Metro Jaya Dijaga Ketat, Kendaraan Taktis Brimob Disiagakan

Mapolda Metro Jaya Dijaga Ketat, Kendaraan Taktis Brimob Disiagakan

IKN Memasuki Fase Kematangan: Konsep yang Kuat Harus Dikawal Implementasinya demi Masa Depan Indonesia

IKN Memasuki Fase Kematangan: Konsep yang Kuat Harus Dikawal Implementasinya demi Masa Depan Indonesia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Juli 9, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Risiko Bisnis Energi Terbarukan

by Aspek
Februari 6, 2021
in OPINI
Risiko Bisnis Energi Terbarukan

ASPEK.ID, JAKARTA – Dalam dunia bisnis ada dua jenis risiko; risiko bisnis dan risiko keuangan. Risiko bisnis adalah jenis risiko  yang terjadi karena perilaku operasi dari bisnis itu sendiri seperti risiko  operasi tambang atau risiko  operasi drilling.

Sehebat apapun keahlian manusia dalam mengelola, risiko  kegiatan drilling di industri minyak dan gas (migas) tetap tinggi. Seperti itulah DNA bisnisnya.

Risiko  keuangan adalah jenis risiko  terkait perusahaan mengelola portfolio utang mereka. Berbeda dengan risiko  bisnis, risiko  keuangan dapat diatur tergantung dari kecakapan tim manajemennya.

BacaJuga

IKN Memasuki Fase Kematangan: Konsep yang Kuat Harus Dikawal Implementasinya demi Masa Depan Indonesia

Editorial: Ketika Korupsi Mengancam Lampu Indonesia

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Jangan Gunakan Safari Jokowi untuk Agenda Politik

Biogasoline Pertamax Green 95 Aman, Berkinerja Tinggi dan Ramah Lingkungan

JOKOWI, PRESIDEN FENOMENAL

Bagaimana risiko dan potensi keuntungan bisnis renewable energy (energi terbarukan/ET) yang kini sedang jadi pusat perhatian di seluruh dunia?

Investasi di ET mempunyai risiko  bisnis yang rendah karena kontraknya jangka panjang. Sehingga banyak institusi keuangan mau mendanai proyek ET. Lain halnya dengan eksplorasi migas yang memiliki risiko  bisnis sangat tinggi.

Selain probabalitas keberhasilan eksplorasi hanya sekitar 20%, harga migas juga tergantung dari dinamika pasar dan percaturan politik dunia. Ini mengakibatkan hanya sedikit institusi keuangan yang mau mendanai eksplorasi di migas.

Karena bisnis ET adalah bisnis berisiko  rendah, maka tingkat pengembalian modalnya juga rendah. Sebaliknya bisnis migas dengan tingkat risiko  tinggi memberikan tingkat pengembalian modal yang lebih besar.

Apakah perusahaan migas siap berinvestasi di bisnis ET yang menawarkan margin keuntungan atau return on investment (ROI) yang lebih rendah?

Sebuah study di Amerika menyimpulkan bahwa cost of capital utk bisnis migas berada di sekitar 7%, sementara untuk perusahaan utility dan power di sekitar 4%.

Selain cost of capital yang tinggi, perusahaan migas berharap return on investment mereka sekitar 3.9% diatas cost of capital, sementara perusahaan utility dan power bisa menerima ROI sekitar 2.3% diatas cost of capital mereka.

Melihat data data di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan. Pertama, perusahaan migas yang mengalihkan sebagian bisnisnya ke ET harus rela dengan ROI lebih rendah. Kedua, jika perusahaan migas belum siap dengan return yang rendah, maka hanya sebagian kecil investasi mereka yang akan dialihkan ke bisnis ET.

Lalu, kenapa di banyak negara seperti di Eropa banyak perusahaan migas besar mulai memperbesar bahkan mengalihkan fokus bisnisnya ke ET? Apakah semata-mata karena ingin melihat bumi lebih bersih, sementara profit mereka terganggu. Atau ada faktor lain yang memaksa mereka untuk migrasi ke bisnis energi terbarukan?

Oleh: Arcandra Tahar [Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, 2016-2019]

Komentar
Share30Tweet19SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp 992 Triliun, Begini Respons Kementerian ESDM

Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp 992 Triliun, Begini Respons Kementerian ESDM

ASPEK.ID, JAKARTA - Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal peredaran dana tambang emas ilegal kembali membuka borok...

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat,...

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematok target lifting minyak nasional sebesar 610.000 barel per hari...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Pertamina  Layani Banker Rendah Sulfur di Cilacap

Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Kapal Tanker Pertamina Pride Tiba di RI 23 Juli

Prabowo Resmikan Biosolar B50, Berapa Harga Jualnya di SPBU?

Prabowo Resmikan Biosolar B50, Berapa Harga Jualnya di SPBU?

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Resmi Ditahan KPK

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Anggaran MBG 2027 Diperkirakan Turun Jadi Rp 174 T

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In