• Latest
  • Trending
Kontroversi TKA di PLTU Meulaboh

Kontroversi TKA di PLTU Meulaboh

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Speedboat Hilang Kontak di Gorontalo Ditemukan, Begini Kondisi Penumpang

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

Tes Komputer dan Soal Akademik Seleksi Akpol 2026 Berstandar Olimpiade

Tes Komputer dan Soal Akademik Seleksi Akpol 2026 Berstandar Olimpiade

BNI Gulung Lapak 96 Kantor Cabang

BNI Bantah Minta Siswa Sakit ke Kantor BNI Urus PIP

Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: Dari 15 Konflik di Indonesia, 10 Karena Ketidakadilan.

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Eks Jubir KPK Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Intip Bisnis Hotman Paris  dari Vila ke Hotel

Gibran Bongkar Rahasia Tampil Moncer di Debat Cawapres

Gibran Dorong Percepatan Disahkan RUU Perampasan Aset

Perta Arun Gas Jadi Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kontroversi TKA di PLTU Meulaboh

by Zamzami Ali
Agustus 31, 2020
in OPINI
Kontroversi TKA di PLTU Meulaboh

Hamdani Bantsayam. [Dok. Pribadi]

Dalam menjalankan suatu bisnis, penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) bukan sesuatu yang haram asal dilakukan sesuai dengan aturan main yang berlaku dan membawa manfaat bagi semua pihak.

Sebagaimana diketahui, pada beberapa bidang memang kita masih memerlukan keahlian dari para TKA, atau bisa saja TKA ada karena investasi/pendanaan/teknologi suatu proyek berasal dari negara tertentu sehingga mereka membawa tenaga ahli ke Indonesia.

Perlu ditekankan bahwa TKA yang boleh direkrut adalah yang berada di level tenaga profesional dengan keahlian khusus, bukan buruh kasar tanpa keahlian, ataupun mungkin keahlian TKA tersebut sebenarnya masih bisa digantikan oleh tenaga lokal.

BacaJuga

Garuda Indonesia dan Identitas Negara di Langit Dunia

Dugaan Tindakan Roy Suryo dan Tifa terhadap Ijazah Jokowi Berpotensi Melanggar UU ITE

Negeri yang Ingin Pintar, Tapi Bukunya Masih Dipajaki

IKN Bersiap Menjadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Infrastruktur dan Iklim Investasi Jadi Kunci Percepatan Nusantara

14 Tahun Lalu di Gardens by the Bay, Prabowo Menanam Sebuah Mimpi

Di Balik Klaim Kajian Ilmiah di Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Aturan terbaru yang mengatur penggunaan TKA di Indonesia adalah Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Di sana, sudah diatur dengan baik terkait syarat-syarat yang harus dipenuhi, baik bagi pemberi kerja maupun TKA itu sendiri.

Dan untuk mengawal proses pelaksanaannya, pemerintah juga sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Salah satu contoh syarat yang harus dipenuhi pemberi kerja adalah memfasilitasi pendidikan dan pelatihan Bahasa Indonesia kepada TKA yang dipekerjakannya.

Sedangkan syarat-syarat untuk TKA sendiri, juga sudah diatur ketat di UU No.13/2003, yang salah satunya tentang kewajiban ‘knowledge transfer’ ke Tenaga Kerja Lokal.

PLTU Meulaboh Unit 3 & 4

PLTU Unit 3 & 4 berkapasitas 2 x 200 MW, yang berlokasi di Meulaboh, Aceh Barat adalah pembangkit listrik milik swasta, atau lebih di kenal dengan sebutan Independent Power Producer (IPP).

Ini berbeda dengan PLTU Unit 1 & 2 di Nagan raya, walau dibangun dengan pendanaan dari China & kontraktor dari China, tapi pembangkitnya adalah langsung milik pemerintah dalam hal ini PT PLN (Persero).

Pendanaan dan pemilik dari PLTU Unit 3 & 4 adalah konsorsium China Datang Overseas Investment, PT PP (persero) & PT Sumberdaya Sewatama (Trakindo Group).

Dalam project konsorsium seperti ini, umumnya anggota konsorsium membagi tugas, ada yang fokus di finansial, pembangunan, dan juga operasi serta maintenance.

Dan biasanya, karena teknologi pembangkit (boiler & turbin) dari China harganya hanya 1/3 jika dibandingkan dari Jepang/Europe/US, maka teknologi yang di pakai dari China sehingga pihak China lah yang bertugas sebagai tukang bangun, atau di kenal dengan istilah main EPC (Engineering, Procurement & Contruction).

Main EPC (EPC utama) ini lah yang ditunjuk resmi oleh konsorsium pemilik untuk membangun PLTU termasuk commisioning sampai Commercial Operation Date (COD)/hand over.

EPC utama juga menunjuk sub EPC dan vendor vendor, baik besar maupun kecil, untuk membantu mereka dan semua bertanggung jawab kepada mereka.

Selain menunjuk EPC utama, pemilik pembangkit (IPP) juga membentuk perusahaan khusus (PT Meulaboh Power Generation) yang nanti setelah proyek selesai, perusahaan itu yang melakukan atau menjalankan Produksi/ Operasi & Pemeliharaan pembangkit, di mana listrik yang di hasilkan akan di jual ke PLN sesuai Purchase Power Agreement (PPA).

TKA China yang saat ini datang ke lokasi proyek adalah mungkin bagian dari EPC utama/Sub EPC/Vendor dan semuanya dikoordinasi oleh China Datang Overseas, yang merupakan salah satu konsorsium pemilik.

TKA dan Investasi

TKA di proyek PLTU Meulaboh Unit 3 & 4 ini menjadi isu hangat di media dan masyarakat Aceh saat ini. Masyarakat melihat, meski di tengah pandemi Covid-19, mereka terus berdatangan, protokol kesehatan mereka juga abu abu dan yang mirisnya juga di temukan beberapa dari mereka menggunakan visa tourist bukan visa kerja.

Dengan visa tourist, maka kewajiban-kewajiban sebagai TKA sangat mungkin tidak terpenuhi, misalnya tanpa upaya untuk ‘knowledge transfer’.

Kenapa ini bisa terjadi? Kenapa mereka bisa lolos dengan mudah?

Kalau saja Dirjen Tenaga Kerja di pusat dan konsorsium pemilik, berkoordinasi baik dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Barat & Kabupaten Nagan Raya, tentu saja lolosnya TKA asal China yang tidak sesuai Perpres dan UU ketenagakerjaan-TKA, tidak akan pernah terjadi.

Konsorsium yang mewakili PT Meulaboh Power Generation harus melapor siapa TKA yang mereka datangkan dan pihak terkait (dari pusat sampai daerah) juga harus mengecek semua syarat tanpa kompromi.

Masih adanya yang lolos, menurut hemat saya terletak pada kelengahan pusat dan juga dinas terkait di bawahnya, sehingga hal ini menyebabkan gejolak sosial masyarakat dan merembet kemana-mana.

Memang kita butuh investor, tapi aturan dan UU harus dipatuhi dan dilaksanakan dengan sempurna. Permasalahan sosial dan image yang ditimbulkan karena kurangnya kontrol ini bisa menyebabkan iklim investasi di Aceh menjadi seram dan suram.

Tak ayal juga menyebabkan proyek molor, adanya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi dan sebagainya. Selain itu, para investor juga perlu memberikan penghormatan terhadap lokal sebagai dasar untuk sustainability-nya

Tantangan dan Solusi

Masalah kesenjangan eksekusi masih menjadi tantangan kita. Semua UU, aturan, strategi dan goal sudah ada, tapi di level eksekusi kita masih tergopoh gopoh, sangat loyo.

Kita di indonesia termasuk di Aceh, tidak menghadapi masalah strategi, kita menghadapi masalah eksekusi.

Goal yang jelas dan disiplin akan sangat membantu meningkatkan standard eksekusi yang unggul. Kita juga butuh pemerintah yang cepat dan tegas dalam eksekusi serta investor yang tahu aturan main dan taat aturan.

***

Hamdani Bantasyam (Industrial Practitioner/Sekretaris Jenderal Indonesia Chemistry Power Generation Association)

Komentar
Share78Tweet49SendShareShare14Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia-China Teken 3 MoU Senilai Rp 36 Triliun

Jakarta - Indonesia-China menandatangani tiga nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan nilai ekonomi sekitar US$ 2 miliar atau setara Rp...

Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

Hipmi: Golden Visa Jadi Magnet Investasi Asing

Jakarta -  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai kebijakan golden visa akan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi dibanding...

PT QUARTO Raih The Most Favorite Solution Provider in Energy Industry

PT QUARTO Raih The Most Favorite Solution Provider in Energy Industry

PT Energi Quarto Indonesia (QUARTO) Channel Partner Veolia Water meraih Penghargaan Listrik Indonesia 2024. Penyerahan penghargaan diadakan pada Kamis (2/5)...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kabar Duka, Jubir IKN Troy Harold Pantaow Tutup Usia

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Speedboat Hilang Kontak di Gorontalo Ditemukan, Begini Kondisi Penumpang

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

Radio Merah Putih Promosi Kopdes Mengudara

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In