• Latest
  • Trending

Bubble Tea, Sehat atau Berbahaya?

Isra Mikraj Momentum Perkuat Keluarga dan Naik Kelas dalam Beragama

Kemenag Buka Suara soal Menag Pakai Busana Adat Aceh di Video Katolik

Jaksa Ungkap Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun

Jaksa Ungkap Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook

7 Pasien Suspect Corona Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso

Satu Warga Jatim Positif Hantavirus, Begini Penjelasan Dinkes

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

MPR hingga Juri Cerdas Cermat Digugat ke PN Jakpus

Akui Sering Diserang, Ade Armando Pilih Tinggalkan PSI

PSI Ingatkan Ade Armando Terlalu Jauh Ikut Campur Internal Partai

MK Tolak Gugatan UU IKN, Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara

Indonesia Gagal ke Piala Dunia U17 Usai Dibekuk Jepang 1-3

Indonesia Gagal ke Piala Dunia U17 Usai Dibekuk Jepang 1-3

Sidang Nadiem Makarim, JPU Hadirkan 10 Saksi

Kasus Chromebook Rp 2,1 T, Nadiem Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Buka Peluang Caplok Saham Eramet di Weda Bay Nickel

[Video] Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas 4,5 KM

Semeru Kembali Erupsi Beruntun, Abu Vulkanik Membumbung hingga 1 Km

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bubble Tea, Sehat atau Berbahaya?

by Aspek
September 5, 2019
in LIFESTYLE

Ilustrasi minuman bubble tea.

ASPEK.ID. JAKARTA – Bubble tea atau boba memiliki kandungan yang tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan, sampai minuman ini ditambahkan gula cair dan butiran tepung tapioka. Dikutip dari The Healthy.com, bubble tea dari tepung tapioka umumnya direbus dalam kurun waktu 3 jam dan ditambahkan gula.

Hanya dari ¼ gelas berisi butiran tepung tapioka ini saja mengandung 160 kalori. Belum lagi jika bubble tea ditambahkan gula cair tambahan, maka satu gelas bubble tea dapat menyumbang kalori sebesar 400 kalori atau sama dengan satu piring nasi goreng ayam.

Data yang dihimpun oleh Mount Alvernia Hospital menerangkan, setiap 500 ml bubble tea milk tea, mengandung 8 sendok teh gula, sama seperti varian minuman kekinian mango green tea. Minuman yang sedang tren saat ini yakni brown sugar milk tea with pearl bahkan menyumbang 18,5 sendok teh gula, kadar gula yang jauh lebih tinggi dari minuman bersoda yang dalam satu kalengnya hanya menyumbang 7 sendok teh gula.

BacaJuga

Trick Band Rilis “Beri Aku Luka”, Gandeng Ninoy dalam Warna Pop Alternative Rock

Dituding Tipu Calon Akpol, Adly Fairuz Buka Suara

Okay Okay Rilis Single Kedua Past Twenty-Five, Tiba-Tiba Lewat Usia 25

Karang Jamuang, Gerbang Navigasi Strategis Pelabuhan Tanjung Perak

Pemberian Mpasi Harus Penuhi 4 Syarat Ini

RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Siapkan Layanan Onkologi Paripurna dengan Gedung Baru

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ahli nutrisi DR. Tan Shot Yen, menyebut bahkan jus buah dan sayuran yang digaung-gaungkan adalah minuman sehat dan dijual di berbagai pusat perbelanjaan juga tidak sehat. Menurutnya, kecepatan serap fruktosa meningkat sebagai akibat pemecahan sayur dan buah menjadi glukosa, sehingga pada akhirnya, orang yang mengonsumsi jus yang terbuat dari buah dan sayur akan cepat merasa lapar.

“Berkacalah dari negara-negara maju yang sudah jatuh bangun dengan berbagai pola kelakuan orang makan. Penelitian menunjukkan bahwa org-orang yang ‘ngejus’ akan cepat lapar bahkan kadar gulanya naik,” katanya dikutip dari laman Bisnis, Kamis (5/9/2019).

“Prinsipnya sederhana, Tuhan memberi buah, gigi dan pencernaan selama tiga jam. Jika kita tidak paham tujuan makan sayur dan buah sesungguhnya, jebakan kepraktisan hidup akan mengerikan,” tegasnya.

Hasil riset kesehatan dasar (Riskedas) dari Kementerian Kesehatan tahun 2018 menunjukkan prevalensi penyakit diabetes atau penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi atau di atas nilai normal meningkat dari tahun 2013 yang hanya 6,9 persen menjadi 8,5 persen di tahun 2018.

Faktor kenaikan prevalensi penyakit ini paling banyak disumbang oleh kebiasaan masyarakat yang kurang mengonsumsi buah dan sayur yang mencapai 95,9 persen pada tahun 2018.  Namun dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap minuman kekinian mulai dari bubble tea hingga jus kekinian, menyiratkan gerakan tersebut hanya menyentuh sebagian kecil dari masyarakat.

Dikutip dari Health Line, sebuah studi menyebutkan gula bisa lebih candu dibandingkan obat terlarang seperti kokain. Sebuah studi yang dilakukan kepada mencit di Connecticut College menyebutkan kudapan seperti Oreo mengaktifasi neuron pada sel otak yang bertujuan meningkatkan perasaan nikmat.

“Cerita tentang Oreo bisa lebih candu daripada kokain mungkin terlihat berlebihan. Namun kita tidak bisa menyepelekan kekuatan gula yang memikat kita lagi dan lagi, dan merampok kesehatan kita,” ungkap Alan Greene, ahli kesehatan dan kebugaran anak dan penulis buku Raising Baby Green.

Komentar
Share153Tweet96SendShareShare27Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Tom Lembong Rugikan Negara Rp400 Miliar di Kasus Impor Gula

Jakarta -  Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dalam kasus dugaan korupsi izin persetujuan...

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

7 Rahasia Orang Jepang Panjang Usia

Orang Jepang memiliki harapan hidup yang tinggi. Fenomena ini menarik perhatian banyak peneliti dan masyarakat global, karena usia harapan hidup...

Ini Penyakit Rizal Ramli Sebelum Berpulang

Ini Penyakit Rizal Ramli Sebelum Berpulang

Ekonom senior Rizal Ramli meninggal dunia di Jakarta, Selasa (2/1/2024) pada pukul 19.30 di usia 69 tahun. Rizal Ramli meninggal...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Tuduh Sekda Aceh Gelapkan Dana Bencana Rp 132 M, Pria asal Bireuen Jadi Tersangka

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Isra Mikraj Momentum Perkuat Keluarga dan Naik Kelas dalam Beragama

Kemenag Buka Suara soal Menag Pakai Busana Adat Aceh di Video Katolik

Jaksa Ungkap Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun

Jaksa Ungkap Alasan Tuntut Nadiem 18 Tahun

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

Teliti Pernikahan Anak di Aceh, ASN Kemenag Ini Raih Doktor di UIN Jakarta

12 Tugas Pokok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In