ASPEK.ID, JAKARTA – PT Bukit Asam Tbk atau PTBA mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu, 10 Juni 2020. Pemegang saham menyetujui pergantian beberapa komisaris dan satu direksi, salah satunya Carlo Brix Tewu.
Di level Direksi, nama Sekretaris Perusahaan Hadis Surya Palapa diangkat sebagai Direktur Operasi dan Produksi menggantikan Suryo Eko Hadianto.
Di jajaran Komisaris, Staf Ahli Menteri ESDM Irwandi Arif dan Deputi Bidang Hukum dan Perundangan Kementerian BUMN, Carlo Brix Tewu serta E. Piterdono HZ diangkat menjadi Komisaris.
Ketiganya menggantikan nama yang menduduki jabatan Komisaris sebelumnya yakni Robert Heri, Taufik Madjid dan Soenggoel Pardamean Sitorus.
Nama Carlo sendiri cukup menarik perhatian, karena yang bersangkutan merupakan ‘orang dalam’ Kementerian BUMN. Berikut ini adalah profil singkat Carlo Brix Tewu:
Profil Singkat
Carlo Brix Tewu lahir di Rerewokan, Tondano Barat, Minahasa, Sulawesi Utara pada 13 September 1962. Dia adalah adalah seorang perwira tinggi Polri.
Sejak 22 Februari 2017, Carlo mengemban amanat sebagai Deputi V Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam.
Dia menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Barat sejak 30 Desember 2016 hingga 12 Mei 2017. Carlo, lulusan Akpol 1985 ini berpengalaman dalam bidang reserse.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam. Sampai tahun 1999, Carlo pernah bertugas di Timor Timur dengan menduduki jabatan sebagai Kadit Serse Polda Timor Timur.
Baca juga Anjlok 44,5%, Laba Bukit Asam Cuma Rp500,5 Miliar





















