• Latest
  • Trending
Bahas Ibukota Baru, Erick Thohir Panggil Para Bos BUMN

Erick Thohir Ingatkan ‘Window Dressing’ di BUMN Tindak Kriminal

Survei SMRC: 50,8% Masyarakat Menilai Ekonomi Sangat Buruk

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

Dua Petani Perempuan dari Aceh dan Banten Meraih 100 Women Heroes FAO 2026 di Roma

H+1 Idul Fitri, Bandara Kualanamu Cuma Layani 23 Penumpang

Ban Pesawat Citilink Pecah di Bandara Halim

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Persis Solo Pecat Ricky Nelson

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

Sekjen PBB ke Jakarta, Ada Pengalihan Jalan

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Asap Karhutla dari Kalimantan Masuk Jakarta

Menara Masjid Dipasang BTS, Kominfo Biasa Saja

Kemenag Bagi-bagi  Rp50 Juta ke Masjid dan Rp35 Juta ke Mushallaa, Ini Syarat dan Jadwalnya

1 Januari 2020, Harga Rokok Resmi Naik 35 Persen

BPS; Orang Indonesia Lebih Banyak Habiskan Uang untuk Beli Rokok Daripada Makanan Pokok

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

10 Negara Terbanyak terjerat Utang IMF 2026

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

Jokowi: Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

MBG Terapkan Prasmanan, Siswa Boleh Tambah

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Hari Ini, Prabowo Ulang Tahun Ke-75

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Erick Thohir Ingatkan ‘Window Dressing’ di BUMN Tindak Kriminal

by Zamzami Ali
Januari 10, 2020
in BERITA UTAMA, BUMN
Bahas Ibukota Baru, Erick Thohir Panggil Para Bos BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir. [Foto: MI/Susanto]

ASPEK.ID, JAKARTA – Tindakan memanipulasi dan memoles laporan keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan perbuatan yang melawan hukum atau tindak kriminal.

Window dressing adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan publik atau manajer investasi dalam mempercantik kinerja keuangan dan portofolio bisnis untuk menarik investor. Window dressing juga menjadi katalis positif bagi IHSG.

Laporan atau kinerja keuangan dan portofolio bisnis yang cantik sangat berguna untuk meyakinkan investor supaya mau menanamkan modal atau investasi yang menguntungkan bagi perusahaan tersebut.

“Window dressing laporan keuangan bisa juga dikategorikan sebagai tindak pidana alias kriminal,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dilansir laman Antara di Jakarta, Jum’at (10/1/2020).

BacaJuga

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

131 CEO Ikuti Investor Global dan BUMN DTIIF 2026

KAI dan INKA Investasi Rp14,88 Triliun, Ini Daftar Kereta Baru dan Rute yang Dilayani

Danantara Bakal Akuisisi Sritex, Pemerintah Siapkan Investasi US$ 6 Miliar

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Pendiri Mahaka Group itu juga mengatakan bahwa yang sering terjadi akhir-akhir ini di BUMN-BUMN, adalah fenomena manipulasi laporan keuangan.

“Apalagi kalau window dressing ini setelah memanipulasi seolah-olah perusahaan BUMN meraih keuntungan, tapi tidak ada dana atau cash-nya, cuma buat bayar gaji dan bonus ini ada lagi yang buat menerbitkan utang baru,” jelasnya. 

Mekanisme penerbitan utang baru tersebut dikatakan Erick, tidak menggunakan bank namun melalui penerbitan surat utang karena proses dan tahapannya lebih mudah.

Utang yang diperoleh tersebut dibikin proyek lalu disuntikkan ke perusahaan yang tidak menguntungkan atau feasible.

Terlebih lagi surat utangnya memiliki periode jatuh tempo dalam waktu singkat yang dapat dikategorikan sebagai penipuan (fraud).

“Karena hal-hal seperti ini pengurus-pengurus BUMN bisa kita ganti,” tegas Erick Thohir.

Komentar
Share18Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Dony Oskaria Jelaskan Tentang Lambatnya Laporan Keuangan Danantara

Jakarta - Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (COO BPI) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bicara perihal laporan keuangan perdana Danantara...

Erick Thohir akan Bubarkan 7 BUMN

Erick Tutup BUMN Tempat Jokowi Dulu Kerja

Upaya pengurangan atau perampingan perusahaan pelat merah terus diupayakan Kementerian BUMN selaku pemegang saham. Hingga 2024, Menteri BUMN Erick Thohir...

BUMN Pangan

DPR Dukung Penutupan BUMN Sakit yang Habiskan Uang Rakyat

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mendukung agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sakit ditutup saja. Sebab meski...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In