• Latest
  • Trending

Korupsi Jadi Perhatian Erick Thohir, Ini Deretan Bos BUMN yang Terjerat Hukum

Tiga Wilayah RI Diterjang Tsunami Usai Gempa M 7,7 Filipina

Tiga Wilayah RI Diterjang Tsunami Usai Gempa M 7,7 Filipina

Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

Mayjen Trenggono Resmi Mundur dari TNI

Tiru Jepang, BRIN Sebut Peta Batimetri Bisa untuk Prediksi Tsunami

Gempa M 7,7 di Filipina Picu Peringatan Tsunami, Ini Waktu Tiba Gelombang di RI

Peluang Said Iqbal Masuk Kabinet Menguat, Istana Masih Bahas Jabatan yang Cocok

Said Iqbal Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Besok

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Korupsi Jadi Perhatian Erick Thohir, Ini Deretan Bos BUMN yang Terjerat Hukum

by Zamzami Ali
November 18, 2019
in BERITA UTAMA, BUMN, TERPOPULER

ASPEK.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah mengatakan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir menaruh harapan agar jangan sampai ada lagi BUMN yang terjerat korupsi.

“Jangan sampai ada pejabat BUMN tersangkut kasus korupsi lagi. Pak menteri menyampaikan salah satu yang penting adalah integritas, jangan sampai BUMN dijadikan bahan bancakan atau terjerat kasus korupsi lagi,” ujar Chandra usai melakukan pertemuan dengan Erick di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Memang, dalam beberapa waktu terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat sedang gencar-gencarnya menjaring para ‘pejabat nakal’ di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat praktik rasuah.

Berikut sederet nama-nama direksi BUMN yang menjadi tersangka kasus korupsi yang berhasil dirangkum Aspek.id:

1. Richard Joost Lino – Direktur Utama PT Pelindo II

BacaJuga

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Aktor Besar dalam Kasus BGN

KPK Tetapkan Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka OTT Imigrasi

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Jemput Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN

Prabowo Ganti Kepala BGN

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pria yang akrab dipanggil RJ Lino itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 5 Februari 2016. Status tersangka disematkan atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan Quay Container Crane (QCC) dan saat ini KPK masih terus mendalami kasus yang disebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 60 miliar.

2. Karen Agustiawan – Direktur Utama PT Pertamina

Pihak yang menetapkan Karen sebagai tersangka bukanlah KPK, melainkan Jaksa Agung. Karen dianggap merugikan Pertamina karena eksplorasi migas di blok Manta Gummy di Australia hasilnya mengecewakan. Dia divonis 8 tahun penjara dan dinyatakan bersalah terkait investasi Pertamina yang merugikan negara sebesar Rp 568,066 miliar.

3. Firmansyah Arifin – Direktur Utama PT PAL Indonesia

Pada April 2017, Firmasnyah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi terkait pengadaan kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk pemerintah Filipina pada 2014-2017. Selain Firmansyah, Direktur Keuangan PT PAL Saiful Anwar, dan General Manager Treasury PT PAL Arif Cahyana juga jadi tersangka.

Nilai suap mencapai US$ 1,087 juta atau sekitar Rp 14,4 miliar, setara dengan 1,25 persen nilai kontrak. Ashanti Sales Inc memberi suap melalui Kirana Kotama, selaku pemilik PT Perusa Sejati, kepada Direksi PT PAL dalam pembelian dua kapal perang jenis SSV pesanan Kementerian Pertahanan Filipina produksi PT PAL Indonesia.

4. Emirsyah Satar – Direktur Utama PT Garuda Indonesia

Emirsyah dalam perkara ini diduga menerima suap €1,2 juta dan US$180 ribu atau senilai total Rp20 miliar serta dalam bentuk barang senilai US$2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 oleh PT Garuda Indonesia dan ditetapkan sebagai tersangka pada 2017 silam.

5. Budi Tjahjono – Direktur Utama PT Jasindo

Budi didakwa terlibat kasus korupsi hingga merugikan keuangan negara mencapai Rp16,053 miliar. Padahal, di masanya Budi memberi keuntungan pada PT Jasindo dan SKK Migas senilai Rp2,6 triliun selama menjabat sebagai direktur.

Ia diduga ikut memanipulasi pembayaran komisi agen dalam pengadaan asuransi di Badan Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas periode 2010-2012 dan 2012-2014.

6. Wisnu Kuncoro – Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel

Wisnu adalah tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel pada 23 Maret 2019. Dia ditangkap setelah tim KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang dari Alexander ke Wisnu, di salah satu pusat perbelanjaan di Bintaro, Tangerang Selatan.

KPK menduga penyerahan uang itu berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa PT Krakatau Steel. Keduanya diduga menerima suap ratusan juta rupiah dari Kenneth Sutardja dan Kurniawan Eddy Tjokro, yang juga jadi tersangka.

7. Sofyan Basir – Direktur Utama PT PLN

Sofyan Basir jadi tersangka dalam kasus dugaan suap kesepakatan proyek Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (IPP PLTU MT) Riau-1 antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dan Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC) Ltd.

KPK menduga Sofyan telah menerima uang dari Johanes Budisutrisno Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Sofyan juga diduga turut membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Kotjo.

Dalam kasus ini, Sofyan Basir didakwa memberikan kesempatan, sarana dan keterangan agar sejumlah pihak menerima suap terkait proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, memvonis bebas Sofyan Basir pada Senin (4/11/2019) karena tuduhan memfasilitasi pemberian suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo kepada mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham, tak terbukti.

Dua Direktur Utama PLN sebelumnya juga tersandung kasus korupsi. Eddie Widiono (sudah bebas) terjerat korupsi proyek Rencana Induk Sistem Informasi dan Nur Pamudji tersandung kasus pengadaan bahan bakar minyak High Speed Diesel.

8. Andra Y Agussalam – Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II

Andra Y Agussalam ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo. Dia terjaring OTT KPK di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

Uang sebesar 96.700 dolar Singapura atau setara hampir Rp 1 miliar yang diterima Andra diduga sebagai uang terima kasih karena Andra selaku petinggi di Angkasa Pura menunjuk PT INTI untuk menggarap proyek pengadaan baggage handling system senilai Rp 86 miliar.

9. I Kadek Kertha Laksana – Direktur Pemasaran PTPN III

Dalam kasus terbaru suap distribusi gula ini, tiga orang yang jadi tersangka itu yakni pemilik PT Fajar Mulia Transindo, Pioeko Nyotosetiadi sebagai pemberi serta Dirut PTPN III (Persero) Dolly Pulungan dan Direktur Pemasaran PTPN III (Persero) I Kadek Kertha Laksana sebagai penerima.

Pieko diduga menyerahkan uang 345 ribu dolar Singapura atau setara Rp 3,5 miliar sebagai fee terkait dengan distribusi gula dalam skema long term contract dengan PTPN III yang mendapat kuota untuk mengimpor gula setiap bulannya secara rutin.

10. Dolly Pulungan – Direktur Utama PTPN III

Sempat diminta untuk menyerahkan diri, Dolly akhirnya menyerah pada Rabu (4/9/2019) dinihari. Ia menyusul Direktur Pemasaran PTPN III yang sebelumnya berhasil diciduk KPK terkait kasus suap distribusi gula dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

11. Risyanto Suanda – Direktur Utama Perum Perindo

KPK menetapkan Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda terkait dugaan suap kuota impor ikan tahun 2019. Direktur PT Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa juga jadi tersangka.

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (23/9/2019) dan berhasil mengamankan uang sejumlah USD 30.000 atau sekitar Rp 420 juta.

Dalam kasus ini sebagai pemberi, Mujib disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan sebagai penerima, Risyanto disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

12. Darman Mappangara – Direktur Utama PT INTI

KPK secara resmi menetapkan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI), Darman Mappangara sebagai tersangka kasus dugaan suap antar-BUMN, pengembangan setelah penangkapan Direktur Keuangan PT AP II, Andra Y Agussalam, Rabu (2/10/2019).

Darman ditetapkan menjadi tersangka setelah KPK menemukan alat bukti yang cukup untuk memulai proses penyidikan kasus. KPK menangkap Andra saat menerima uang sebesar 96.700 dolar Singapura atau sekitar Rp 1 miliar dari anak buah Darman, Taswin Nur.

Uang yang diterima Andra diduga sebagai uang terima kasih karena Andra selaku petinggi di Angkasa Pura menunjuk PT INTI untuk menggarap proyek pengadaan baggage handling system senilai Rp 86 miliar.

Komentar
Share66Tweet41SendShareShare12Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Usut Kasus Korupsi Maidi, KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Madiun

Usut Kasus Korupsi Maidi, KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Madiun

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dalam...

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Telusuri Peran Kesthuri dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2024. Kali ini,...

Dakwaan Rp6,5 Miliar, Noel Klaim Jadi Korban Framing KPK

Dakwaan Rp6,5 Miliar, Noel Klaim Jadi Korban Framing KPK

ASPEK.ID, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, melontarkan kritik keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Tiga Wilayah RI Diterjang Tsunami Usai Gempa M 7,7 Filipina

Tiga Wilayah RI Diterjang Tsunami Usai Gempa M 7,7 Filipina

Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

Mayjen Trenggono Resmi Mundur dari TNI

Tiru Jepang, BRIN Sebut Peta Batimetri Bisa untuk Prediksi Tsunami

Gempa M 7,7 di Filipina Picu Peringatan Tsunami, Ini Waktu Tiba Gelombang di RI

Peluang Said Iqbal Masuk Kabinet Menguat, Istana Masih Bahas Jabatan yang Cocok

Said Iqbal Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Besok

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In