ASPEK.ID, JAKARTA – Nama Solikin M. Juhro masuk dalam daftar calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diajukan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI. Solikin menjadi salah satu dari tiga kandidat yang akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.
Saat ini, Solikin menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, posisi strategis yang berperan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman panjang di bank sentral, Solikin dinilai memiliki kompetensi kuat di bidang ekonomi moneter dan makroprudensial.
Adapun jabatan Deputi Gubernur BI yang akan diisi sebelumnya ditempati oleh Juda Agung, yang telah mengundurkan diri dari Bank Indonesia sejak 13 Januari 2026.
Berdasarkan laman resmi BI, Solikin lahir di Surabaya pada 1967. Ia menempuh pendidikan sarjana di Bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan, Universitas Airlangga, dan lulus pada 1991. Semasa mahasiswa, Solikin dikenal aktif berorganisasi, mulai dari Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi hingga Unit Kegiatan Mahasiswa Sepak Bola. Ia juga pernah memimpin Himpunan Mahasiswa IESP hingga menjelang kelulusan.
Pendidikan pascasarjana Solikin ditempuh di luar negeri dan dalam negeri. Ia meraih Master of Applied Economics dari University of Michigan pada 1998, kemudian melanjutkan studi Master of Economics di University of Maryland pada 2001. Gelar doktor di bidang Monetary Economics diraih dari Universitas Indonesia pada 2005.
Karier Solikin di Bank Indonesia telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Ia bergabung dengan BI sejak 1994 dan telah menempati berbagai posisi strategis. Sebelum menjabat Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial pada 2023, Solikin pernah menjadi Kepala Institut Bank Indonesia (2017–2022) serta Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (2022–2023).
Dengan pengalaman panjang di bank sentral dan spesialisasi pada kebijakan moneter serta makroprudensial, Solikin M. Juhro menjadi salah satu kandidat kuat dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. []
























