• Latest
  • Trending
Wapres Minta Masyarakat Zona Merah Beribadah Ramadhan di Rumah

Wapres Dorong Institusi Pendidikan dan Riset Jadi Jangkar Ekonomi

Berbaju Oranye dan Menunduk, 320 WNA Pelaku Judol Dipindah ke Rudenim

Berbaju Oranye dan Menunduk, 320 WNA Pelaku Judol Dipindah ke Rudenim

Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki WNA Tewas dan 20 Orang Terjebak

Tim SAR Temukan 2 WNA Korban Erupsi Gunung Dukono dalam Kondisi Meninggal

Banjir Kepung 2 Kabupaten Sultra, Kolaka Timur Tetapkan Status Darurat

Banjir Kepung 2 Kabupaten Sultra, Kolaka Timur Tetapkan Status Darurat

Bus ALS Tabrak Truk BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Korban Meninggal Bus ALS Tabrak Truk BBM Bertambah Jadi 18 Orang

Sindikat Joki UTBK Surabaya Terbongkar, ASN Gresik Pasok Blanko KTP Asli

Sindikat Joki UTBK Surabaya Terbongkar, ASN Gresik Pasok Blanko KTP Asli

Polri Tangkap 321 WNA di Markas Judi Online Hayam Wuruk

Polri Tangkap 321 WNA di Markas Judi Online Hayam Wuruk

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ricuh Usai Persipura Vs Adhyaksa FC, 25 Mobil Dibakar dan 27 Motor Polisi Hilang

Ricuh Usai Persipura Vs Adhyaksa FC, 25 Mobil Dibakar dan 27 Motor Polisi Hilang

TNI Bubarkan Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Ternate

TNI Bubarkan Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Ternate

Tiner Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah Anggota BPK

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Ekonom Soroti Potensi Danantara Jadi Mesin Baru Investasi Nasional

Demi Tiket Promosi, PSS Sleman akan Habis-habisan Saat Hadapi PSIS

PSS Sleman Tak Sabar Jalani Laga Final

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Wapres Dorong Institusi Pendidikan dan Riset Jadi Jangkar Ekonomi

by Zamzami Ali
Februari 8, 2022
in EKONOMI, TEKNOLOGI
Wapres Minta Masyarakat Zona Merah Beribadah Ramadhan di Rumah

Wapres KH Ma’ruf Amin. [Foto: BPMI Setwapres]

Korea Selatan dan Finlandia merupakan dua contoh negara yang memiliki capaian ekonomi gemilang karena berhasil menggabungkan ekonomi berbasis pengetahuan (EBP) dengan kelembagaan yang solid.

Berkaca dari hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin berharap hal yang sama juga dapat diterapkan di Indonesia, yakni mendaulat institusi pendidikan dan riset untuk memimpin dan mendorong arah pembangunan ekonomi.

“Tepat pada titik inilah pekerjaan rumah transformasi ekonomi tengah menanti di Indonesia,” tegas Wapres saat memberikan orasi ilmiah secara virtual pada acara Indonesia Economic Outlook 2022 National Seminar di Jakarta, Senin (07/02/2022).

BacaJuga

Emas Antam Melemah Tipis Hari Ini, Buyback Ikut Turun

Purbaya Bebaskan Pajak Merger BUMN hingga 2029

Pemerintah Siapkan Rp 40 M untuk Pulihkan Kebun Kopi Rusak di Aceh

Prabowo Restui 7 Jurus BI Jaga Rupiah, dari Intervensi hingga Batasi Dolar

Harga Emas Antam Kembali Melonjak pada Rabu

SPBU Vivo Umumkan Kenaikan Harga Diesel Primus Jadi Rp30.890 Per Liter

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk mendukung transformasi ini, Wapres mendorong peningkatan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) yang saat ini persentasenya dari Produk Domestik Bruto (PDB) masih sangat rendah.

“Salah satu yang wajib didorong ke depan adalah peningkatan pengeluaran domestik bruto untuk research and development/R&D (GERD) sebagai persentase dari PDB yang masih sangat rendah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wapres memaparkan bahwa berdasarkan data UNESCO Institute for Statistics 2018, GERD Indonesia hanya 0,23 persen pada 2018.

“Intensitas investasi penelitian dan pengembangan di Indonesia jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara industri maju, seperti Korea Selatan yang telah berinvestasi sebesar 4,81 persen, Jepang sebesar 3,26 persen, dan Amerika Serikat sebesar 2,84 persen dari PDB-nya pada tahun 2018,” urainya.

Ketertinggalan tersebut, menurut Wapres juga diperparah dengan jumlah peneliti di Indonesia yang saat ini masih sangat rendah dibandingkan dengan negara lain.

“Jumlah peneliti setara penuh waktu per satu juta penduduk di Indonesia hanya sebanyak 216 pada tahun 2018, sedangkan Cina dan Rusia jumlah penelitinya masing-masing berurutan sebanyak 1.307 dan 2.784 per satu juta penduduk pada tahun 2018. Indonesia tertinggal jauh puluhan kali lipat dibanding ketersediaan peneliti di Jepang dan Korea Selatan pada tahun 2018, yakni berurutan sebanyak 5.331 dan 7.980,” ujarnya.

Demikian pula, kata Wapres, ketersediaan ilmuwan dan insinyur yang diketahui dari persentase lulusan pendidikan tinggi di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) di Indonesia juga masih rendah.

“Persentase lulusan bidang STEM di Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 18,62 persen; 2017 sebanyak 18,55 persen; dan 2018 meningkat menjadi 19,42 persen. Situasi ini tergolong rendah dibandingkan negara anggota G20, seperti India dan Rusia pada tahun 2018 berurutan sebanyak 32,65 persen dan 31,06 persen,” paparnya melansir data Education Statistics World Bank 2016–2018.

Kondisi itulah, tutur Wapres, yang menjadi penyebab jumlah paten di Indonesia juga belum banyak.

“Pada tahun 2020 jumlah paten di Indonesia hanya 1.309, sementara itu jumlah paten di Brasil pada tahun yang sama mencapai 5.280, India 23.141, Amerika Serikat 269.586, dan Tiongkok bahkan telah mencapai 1.344.817 aplikasi paten,” paparnya berdasarkan data World Intellectual Property Organization 2021.

Implikasi dari faktor-faktor tersebutlah, menurut Wapres yang menyebabkan inovasi belum menjadi praktik keseharian dalam banyak lapangan kehidupan, khususnya di bidang ekonomi di tanah air.

“Dalam laporan bertajuk Global Innovation Index (GII) 2021 yang dirilis oleh The World Intellectual Property Organization (WIPO), disebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat empat terbawah negara inovatif di Asia Tenggara,” ujarnya.

Wapres pun sangat menyayangkan karena indeks inovasi global Indonesia yang hingga kini masih berada di bawah Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Brunei.

“Padahal slogan populer hari ini adalah inovasi atau mati,” pungkasnya.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Foto Anies Masuk Got Diunggah di Medsos

Elektabilitas Anies Naik; Lembaga Riset di Australia

Elektabilitas bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan merangkak naik mendekati Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto...

Wapres Minta Masyarakat Zona Merah Beribadah Ramadhan di Rumah

Wapres: Dana Riset RI Minim

Wapres Ma’ruf Amin meminta agar anggaran pendidikan dan riset di Indonesia harus ditambahkan. Menurutnya, peringkat Indonesia dalamn ranking Inovasi Global...

Indonesia Miliki 48 Lab Fasilitas Uji Pemeriksaan Covid-19

BRIN Diminta Tetap Libatkan Peneliti Lama Selama Proses Integrasi

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menegaskan Komisi VII mendesak Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Gibran Ungkap Kondisi Prabowo Usai Operasi Besar

Besok Sidang Kabinet Paripurna di Istana, 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Berbaju Oranye dan Menunduk, 320 WNA Pelaku Judol Dipindah ke Rudenim

Berbaju Oranye dan Menunduk, 320 WNA Pelaku Judol Dipindah ke Rudenim

Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki WNA Tewas dan 20 Orang Terjebak

Tim SAR Temukan 2 WNA Korban Erupsi Gunung Dukono dalam Kondisi Meninggal

Banjir Kepung 2 Kabupaten Sultra, Kolaka Timur Tetapkan Status Darurat

Banjir Kepung 2 Kabupaten Sultra, Kolaka Timur Tetapkan Status Darurat

Bus ALS Tabrak Truk BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Korban Meninggal Bus ALS Tabrak Truk BBM Bertambah Jadi 18 Orang

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In