ASPEK.ID, JAKARTA – Setelah sukses membangun Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dipercaya untuk menggarap proyek transportasi MRT System di Taiwan.
Manajer Proyek Wika Aden Sukanda mengatakan, pekerjaan tersebut telah dimulai sejak pertengahan 2019 dan saat ini perusahaan sedang fokus pada sejumlah tahapan pengerjaan.
“Saat ini kami sedang fokus pada tahap pekerjaan basement, kolom, dinding dan platform di empat stasiun,” ujar Aden dalam keterangan tertulis sebagaimana dilansir dari laman Antara, Rabu (15/7).
Wika dikatakan Aden menargetkan 13 bangunan stasiun yang menjadi lingkup pekerjaan Wika akan rampung pada 2021 mendatang.
Perjalanan Wika di Taiwan dimulai saat perseroan digandeng oleh kontraktor terbesar di Taiwan, RSEA Engineering Corporation, untuk mengerjakan jalur MRT inner ring road di kota New Taipei City.
Jalur yang diberi nama Sanying Line ini nantinya akan membentang sepanjang 14,3 kilometer dan menghubungkan daerah Tucheng, Sanxia, dan Yingge dengan 13 stasiun pemberhentian.
Sanying Line akan menjadi stepping stone bagi Pemerintah Taiwan untuk mewujudkan integrasi transportasi dari Bandara Taiwan ke Taipei City.
Pembangunan proyek ini turut melibatkan 133 duta bangsa dan tengah fokus pada pengerjaan empat stasion di daerah Yingge dan Sanxia yang rata-rata berjarak 1,2 kilometer antar stasiun.
“Karena Wika satu-satunya kontraktor dari luar Taiwan yang ada di proyek tersebut, jadi kita memang harus put effort di awal untuk membangun kepercayaan banyak pihak mulai dari Pemerintah, partner maupun vendor disini,” ungkapnya.
























