ASPEK.ID, JAKARTA – PT Wijaya Karya atau WIKA Tbk sedang melakukan persiapan pelaksanaan pembangunan Tour de Gorée, salah satu proyek investasi prestisius Indonesia terbesar di Afrika serta menjadi gedung tertinggi di Afrika Barat.
Hal itu dikatakan dalam acara silaturahmi yang diadakan KBRI Dakar dengan masyarakat Indonesia sekaligus evaluasi kemajuan pembangunan Tour de Gorée yang dipimpin Duta Besar Mansyur Pangeran dan dihadiri seluruh staf KBRI Dakar, masyarakat Indonesia dan tim teknis PT Wijaya Karya Tbk.
Dubes Mansyur melalui keterangan dari KBRI Dakar yang dilansir laman Antara menyebutkan, proyek ini menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dan mengukir sejarah karena merupakan menara yang mengingatkan pahit getirnya penderitaan masyarakat Afrika.
Pulau Goree merupakan terminal terakhir penjualan budak di masa lalu dari Afrika menuju ke Amerika dan beberapa negara Eropa lainnya.
Dubes menyampaikan kepada tim teknis PT Wijaya Karya Tbk tentang permintaan Pemerintah Senegal yang mengharapkan agar desain bangunan dapat diselesaikan selambatnya akhir Februari 2020, mengingat awal April 2020, Presiden Macky Sall meresmikan pembangunan Tour de Goree tersebut.
Sementara itu Tim teknis PT Wijaya Karya Tbk menyampaikan kesanggupan untuk memenuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan dan menegaskan komitmen untuk menyelesaikan bangunan Tour de Gorée secara tepat waktu.
























